Sumenep (beritajatim.com) – Ketua DPP PDI Perjuangan bidang perekonomian, MH. Said Abdullah mengatakan, hingga saat ini ada beberapa nama yang masuk dalam bursa bakal calon presiden yang diusung PDI Perjuangan.
“Ada lima nama berdasarkan hasil survei. Nanti akan ditentukan 1 nama. Yang punya kewenangan adalah Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, yakni Ibu Mega,” katanya, Minggu (14/8/2022).
MH. Said Abdullah berada di Sumenep pada Sabtu – Minggu, 13-14 Agustus 2022 untuk menghadiri pelantikan Banteng Muda Indonesia (BMI) dan pelaksanaan operasi katarak gratis bagi 400 warga Sumenep. “Kalau saya berharap hanya keluar 1 nama dari Bu Mega, yakni Puan Maharani atau yang kita kenal dengan mbak Puan, sebagai Capres PDI Perjuangan,” ujar Said.
Anggota DPR RI asli Sumenep ini meminta agar para kader PDI Perjuangan di Sumenep mulai turun ke desa, memperkenalkan sosok mbak Puan ke masyarakat. “Sampaikan salam mbak Puan untuk masyarakat Sumenep. Turunlah ke desa-desa. Ceritakan tentang mbak Puan, bagaimana kiprahnya, kepeduliannya,” tandas Said.
[berita-terkait number=”2″ tag=”puan-maharani”]
Ia meminta agar para kader PDI Perjuangan dekat dengan Kepala Desa. Baginya, itu adalah langkah untuk menyemai suara saat Pileg dan Pilpres. “Kepala Desa ini seperti Presiden di desanya. Kita wajib membantu para kepala desa,” terangnya.
Said yang juga Ketua Banggar DPR RI berharap agar PDI Perjuangan bisa meraih ‘hattrick’ (menang 3 kali: red), dalam Pileg dan Pilpres. Karena itu, se-Madura Raya harus turun bersama-sama ke rakyat. “Di pundak PDI Perjuangan inilah kejayaan bangsa bisa diraih. Kalau kita kembali memenangkan pemilu ketiga kalinya, maka program-program Jokowi yang juga merupaka program partai, bisa dilanjutkan,” paparnya. [tem/suf]






