Lamongan (beritajatim.com) – Dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT ke-77 RI, Pemerintahan Kabupaten Lamongan memberikan dukungan penuh bagi lomba dan pameran burung Puter Pelung, yang bertempat di Gantangan New LBC Telaga Bandung Lamongan, Minggu (7/8/2022).
Ketua Penggemar dan Pelestari Puter Seluruh Indonesia (P4SI) Pengcab Lamongan, Ainur Rifgi menyampaikan bahwa perlombaan ini diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari Surabaya, Madura, Sidoarjo, dan Lamongan.
Menurutnya, perlombaan burung iconik ini merupakan kegiatan yang pertama kalinya digelar untuk jenis burung puter pelung di Lamongan, yang memang diprakarsai oleh (P4SI) Pengcab Lamongan dan disokong oleh Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan.
“Perlombaan ini dibagi menjadi 4 sesi, di antara sesi pemula, sesi madya, sesi utama dan ringpasi, yang diadakan selama 1 hari dan langsung dipilih juaranya. 15 juara yang terpilih,” ujar Ainur Rifqi, Minggu (7/8/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”lomba-burung”]
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang berkesempatan hadir dalam perlombaan ini mengungkapkan bahwa puter pelung ini merupakan salah satu maskot dari Kabupaten Lamongan. “Puter pelung ini adalah maskot daripada Kabupaten Lamongan. Bagi yang belum tahu, puter pelung ini dulu pernah kita SK-kan, nanti kalau perlu di-SK-kan ulang dan diwajibkan kepada setiap OPD di kantor-kantor, minimal di rumahnya punya burung puter pelung,” ungkap Bupati Yuhronur.
Lebih lanjut, Bupati Yuhronur juga mengajak kepada semua pihak untuk menginformasikan dan mempublikasikan bahwa burung puter pelung ini memang merupakan maskot Lamongan Megilan. “Luar biasa, senang sekali, bangga sekali pada hari ini. Saya harap teman-teman untuk terus berprestasi, dan mengabarkan pada seluruh masyarakat bahwa burung pelung ini adalah maskot dari Kabupaten Lamongan. Sukses untuk semuanya sukses untuk kegiatan ini,” tambahnya
Masih kata Bupati Yuhronur, Pemkab Lamongan selalu memberikan apreasiasi terhadap kegiatan yang digelar para pecinta hewan di Lamongan. Sebab, ia berkata, melalui kegiatan ini sama dengan melestarikan hewan di Lamongan.
“Pemkab Lamongan tidak hanya menghadiri perlombaan burung saja, kemarin kita juga bergabung dengan pecinta hewan biawak, dan masih banyak lagi. Para penghobi hewan itu bagus, karena mereka sudah dipastikan melestarikan satwa di Lamongan,” tandasnya.[riq/kun]






