Mojokerto (beritajatim.com) – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkota (P4GN) dan Prekursor Narkotika (PN) terus dilakukan. Salah satunya dengan mendorong Kecamatan dan Kelurahan untuk berperan aktif dalam melaksanakan rencana aksi P4GN dan PN.
Melalui Badan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Pemkot Mojokerto menggelar sosialisasi Fasilitasi P4GN dan PN bagi Camat dan Lurah se-Kota Mojokerto. Sosialisasi digelar di Ruang Sabha Mandala Madya Kantor Wali Kota Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Nomor 145 Kota Mojokerto, Kamis (4/8/2022).
“Acara ini penting untuk dilaksanakan, hal tersebut dikarenakan ASN merupakan Role Model di tengah masyarakat yang diharapkan dapat memberikan contoh yang baik. Dana kelurahan yang ada ini dapat dimanfaatkan secara baik untuk sosialisasi pencegahan narkotika di lingkungannya masing-masing,” ungkap Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.
Masih kata Ning Ita (sapaan akrab, red), memberikan ruang untuk memanfaatkan dana kelurahan secara optimal dalam progam P4GN dan PN di Kota Mojokerto. Selain itu, strategi lain yang juga dapat dilakukan untuk P4GN dan PN antara lain dengan maksimalkan Kader Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) dan Prameswari di seluruh keluruhan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkot-mojokerto”]
“Selain itu juga membagikan buku terkait pencegahan, dan penyalahgunaan narkotika di setiap rumah pada kelurahan masing-masing. Mungkin yang paling penting adalah adanya buku, dari dana kelurahan 2023 dapat kita maksimalkan ke arah penerbitan buku, masing-masing kelurahan mencetak jumlah buku sesuai jumlah rumah tangga di masing-masing kelurahan,” tegasnya.
Dalam sosialisasi fasilitasi P4GN dan PN ini, turut hadir sebagai Narasumber, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto AKBP Suharsi dan Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian Evaluasi Pembangunan (Bappedalitbang) Kota Mojokerto Dwi Purwoko. [tin/but]






