Surabaya (beritajatim.com) – Banyak orang yang belum paham tentang contoh hewan porifera, apakah termasuk makhluk hidup binatang atau tumbuhan. Secara umum, ternyata porifera masuk dalam jenis kingdom animalia, yakni hewan invertebrata atau (tidak bertulang belakang), selemota (memiliki rongga tubuh), dan termasuk hewan multiseluler yang memiliki sifat primitif.
Porifera sering disebut sebagai hewan berpori atau spons, lantaran sebagian besar kerangka tubuhnya terbuat dari serabut spongin. Porifera dapat hidup hingga kedalaman 8.500 meter atau lebih di dasar laut.
Tak hanya itu, terdapat 5.000 spesies spons yang tersebar di seluruh lautan. Uniknya hewan ini tidak bergerak sendiri. Karena hidupnya menempel pada batu atau benda – benda dalam air secara permanen.
Meskipun habitat hewan ini berada di lautan, namun tidak jarang bisa ditemukan di perairan air tawar. Porifera juga merupakan organisme heterotrof, yang tidak dapat membuat makanan sendiri. Untuk jenis makanannya mereka mengonsumsi plankton atau bakteri.
Ciri – Ciri Porifera
Setelah mengetahui tentang penjelasan hewan porifera, berikut kenali ciri – ciri porifera yang dapat memperdalam pengetahuan Anda.
1. Tidak Memiliki Jaringan dan Organ Sejati
Porifera tidak memiliki jaringan maupun organ seperti organ mulut, pernapasan, dan eksresi. Karena tidak memiliki organ sejati, maka menjadikan hewan ini masuk organisme multiseluler yang primitif.
2. Berpori – Pori
Contoh hewan porifera memiliki tubuh yang berpori – pori, berbentuk pipih seperti vas bunga atau bercabang, dan melekat di dasar air. Pori-pori tersebut memiliki fungsi sebagai tempat masuknya air yang mengandung bahan makanan ke dalam tubuh.
3. Bentuk Tubuh Silinder
Bentuk tubuh hewan porifera terbentuk dari serat yang dapat bersifat fleksibel, keras, maupun berkapur menyerupai silinder.
4. Reproduksi Generatif
Ciri berikutnya, terdapat dua jenis reproduksi yakni secara seksual maupun aseksual, jika seksual terjadi melalui pertemuan sel telur dan sel sperma. Melainkan jika aseksual dapat terjadi melalui tunas dan fragmentasi.
[berita-terkait number=”3″ tag=”hewan”]
Klasifikasi Porifera
Menurut beberapa sumber, jika porifera deklasifikasi menjadi tiga, yakni demospongiae, hexactinellida, dan calcarea.
1. Demospongiae
Yakni jenis porifera yang memiliki rangka berupa serabut sponging, di tubuhnya terdapat duri bercampur silikat yang monoakson, heksakson, tetraakson, dan traikson. Seperti spongilla, hippospongia, dan euspongia.
2. Hexactonellida
Salah satu porifera ini rangkanya seperti spiklau yang dibentuk dari zat silikat atau kersik, terdapat duri dengan enam cabang. Diantaranya seperti hewan hyalonema, euplectella, pheronema dan aspergillum.
3. Calcarea
Jenis kerangka perofera ini berupa spon berkapur, yang terdiri dari spikula kalsium karbonat. Memiliki bentuk tabung dengan ukuran yang kecil sekiar 1-3 cm. Contoh hewannya yakni leucosolenia botryoides dan sycon ciliatum.
Itulah tadi ciri-ciri dan klasifikasi contoh hewan porifera yang bisa Anda pahami serta bisa menambah wawasan mengenai hewan yang hidup di lautan. (frs/ian)






