Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah lahan di beberapa kecamatan di Kabupaten Tuban bakal dibebaskan untuk pembangunan Jalan Tol Demak-Tuban. Sementara pembebasannya ditargetkan selesai tahun ini.
Anggota Komisi VII DPR, Ratna Juwita Sari, mengungkapkan progres rencana pembangunan Tol Demak-Tuban masih dalam tahap rencana pembebasan lahan. Dia berharap akhir tahun ini selesai sehingga pembangunan bisa dimulai.
“Akhir tahun ini ditargetkan pembebasan lahan untuk Jalan Tol Demak-Surabaya yang melewati Tuban ini diselesaikan,” ungkap Ratna yang duduk di kursi parlemen dari Dapil Tuban-Bojonegoro saat berada di Tuban.
Politisi PKB asal Tuban itu menyatakan, pembebasan lahan diupayakan di tanah milik Perhutani. Bahkan ada alternatif bagi daerah yang sering rawan banjir seperti di Demak akan dibangun fly over.
Disinggung apakah hanya lahan Perhutani saja yang akan digunakan untuk jalur tol, Ratna menegaskan seluruh rute yang dibutuhkan dibebaskan tahun ini. Termasuk jika lahan yang akan digunakan adalah milik warga.
“Diutamakan lahan Perhutani untuk pembebasan lahan namun apabila ada lahan warga yang terdampak jalur tol ini maka seluruhnya akan diselesaikan juga tahun ini,” sambungnya.

Dalam proses rencana pembangunan jalan tol tersebut yang masih menjadi tarik ulur adalah titik Exit Tol yang akan menjadi gerbang perputaran keluar masuk kendaraan. Ratwa Juwita Sari berharap bahwa untuk Exit Tol supaya ditempatkan pada titik yang tidak terlalu dekat dengan kawasan pemukiman yang padat penduduk.
“Kami secara pribadi berharap exit tol ini nanti mendekati kawasan industri, sehingga sesuai dengan kebutuhan akan tujuan utama dibikinnya tol ini. Khawatirnya kalau exit tolnya itu dekat dengan padat pemukiman akan mengorbankan kepentingan-kepetingan penduduk lokal, nanti kan jalannya akan bertambah padat,” harapnya.
Sementara itu, meski ditargetkan pembebasan lahan sudah disebut selesai akhir tahun ini, namun untuk nilai konstruksi belum muncul angka. Kendati begitu, ia berharap untuk pengerjaan konstruksi tol awal tahun 2023 sudah bisa dimulai.
“Anggaran konstruksi untuk tol belum muncul, untuk yang Demak pembebasan lahan sudah selesai,” pungkasnya. [mut/beq]






