Surabaya (beritajatim.com) – Ronaldo Valentino (26) warga Jalan Lempung Perdana Kota Surabaya mengaku telah mencuri motor sebanyak 6 kali di tempat yang berbeda-beda. Pengakuan itu disampaikan saat pemeriksaan dan interogasi di Polsek Lakarsantri, Kota Surabaya.
Kapolsek Lakarsantri, Kompol Hakim, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih memburu rekan Ronaldo yang berhasil lolos kabur saat beraksi di Jalan Jelidro.
“Dari pengakuan sudah 6 kali. Dua di Jelidro, Citraland, Banyuurip, Demak, dan Eks Lokalisasi Dolly. Yang ke-7 kemarin ini gagal,” ujar Hakim.
Saat diinterogasi, Ronaldo mengaku jika motor yang ia curi lantas dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia pun selalu mencari sepeda motor yang jauh dari pengawasan.
“Pengakuannya untuk kebutuhan sehari-hari,” imbuh Hakim.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kriminal-surabaya”]
Sebelumnya diberitakan beritajatim, Warga Jelidro dihebohkan dengan aksi pencurian yang dilakukan oleh Ronaldo (26) warga Jalan Candi Lempung, Surabaya, Minggu (24/07/2022). Ronaldo yang gagal, lantas menjadi samsak hidup warga. Genting dan batu beserta bogem mentah dipukulkan ke kepala Ronaldo hingga terluka parah.
Syakirin (32) warga Jelidro mengatakan jika aksi pencurian tersebut terjadi pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, Ronaldo bersama rekannya hendak mencuri sepeda motor di toko salah satu warga.
“Habis itu ketahuan mas, yang dipukulin itu yang eksekusi. Temannya diatas motor kabur,” ujar Syakirin saat ditemui beritajatim, Rabu (27/07/2022). [ang/but]






