Magetan (beritajatim.com) – Sebuah video yang merekam penggerebekan tempat sabung ayam oleh polisi viral di media sosial. Petugas gabungan mendapat perlawanan oleh pemilik yang diduga oknum Brimob.
Penggerebekan itu dilakukan di Desa Bogem Kecamatan Kawedanan Magetan. Dalam video viral yang diunggah akun Facebook Info Warga Jatim, pria yang diduga oknum brimob itu tampak marah-marah. Dia turut menyebut gajinya sebagai polisi tinggal Rp 300 ribu.
Dia juga mengaku anaknya masih kecil. Dia mengeluhkan soal ayam yang tidak menjadikan masalah saja dipermasalahkan. Dia berkata sesama polisi tak perlu dipermasalhakan, malah jadi malu.
Meski ada perlawanan, aparat kepolisian tetap membawanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”viral”]
Kejadian dalam video viral tersebut dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo. Diakuinya bahwa telah dilakukan penggerebekan arena sabung ayam di Desa Bogem Kecamatan Kawedanan pada Minggu 24 Juli 2022 siang.
“Benar, kami melakukan penggerebekan arena sabung ayam tersebut, namun sifatnya Polres Magetan hanya BKO. Penggerebekan dilakukan oleh Brimob Madiun sendiri,” kata Budi, Rabu (27/07/2022).
Budi menyebut, pihaknya masih menunggu hasil tidak lanjut dari atasan oknum tersebut, utamanya terkait tindak pelanggaran yang dilakukan. “Tunggu hasilnya besok ya, insya Allah akan dilakukan press rilis resmi,” pungkas Budi. [rin/but]






