Pamekasan (beritajatim.com) – Rektor Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Moh Mahfud melepas sebanyak 338 mahasiswa untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, melalui program Perkuliahan Kerja Nyata (PKN) 2022, di 23 titik berbeda di kabupaten Pamekasan, Selasa (26/7/2022).
Pelepasan mahasiswa peserta PKN Ke- 27 Tahun 2022, dilakukan di halaman Perguruan Tinggi yang beralamat di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan. Dihadiri sejumlah civitas akademika, serta para dosen yang ditunjuk sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Pada pelaksanaan PKN Ke-27 IAI Al-Khairat Pamekasan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) sebagai leading sector program PKN, mengusung tema ‘Mempertegas Jati Diri Mahasiswa sebagai Insan Pengabdi’ dengan menerapkan pendekatan Participatory Action Research (PAR).
Ratusan mahasiswa tersebut, nantinya akan melaksanakan program pengabdian masyarakat selama sebulan kedepan, terhitung mulai hari ini hingga Selasa (26/8/2022) mendatang. Mereka merupakan mahasiswa dari 8 Program Studi (Prodi) di tiga fakultas berbeda.
[berita-terkait number=”3″ tag=”iai-al-khairat”]
“Prinsip dasar dari pelaksanaan program ini merupakan keterpaduan aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pencapaian menfaat program PKN yang mengacu pada tiga tujuan dasar, yaitu pengembangan kepribadian mahasiswa, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan institusi,” kata Moh Mahfud.
Selain itu, empati partisipatif dan indisipliner, komperehensif komplementatif, berdimensi luas, dan realistis pragmatis dijadikan sebagai prinsip dasar pelaksanaan PKN XXVII Berbasis PAR. “Hal ini selaras dengan prinsip pelaksanaan yang mengacu pada aspek gagasan bersama hingga keluwesan dan berkesinambungan,” ungkapnya.
“Terlebih melalui program ini, mahasiswa juga dituntut dapat merealisasikan berbagai macam target yang sudah ditentukan oleh panitia pelaksana, dalam hal pihak LP2M. Di antaranya timbul rasa kesadaran dan tanggungjawab mahasiswa terhadap beragam persoalan di masyarakat, sehingga nantinya dapat menempatkan diri sesuai peran dan fungsinya di masyarakat,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”iai-al-khairat”]
Target lainnya berupa peningkatan kesadaran dan penghayatan terhadap kehidupan keagamaan, budaya, sosial dan pendidikan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa dituntut agar mengetahui secara langsung beberapa pendekatan (metode) dalam memecahkan berbagai persoalan dengan memberikan solusi alternatif melalui pendekatan persuasif dan proporsional,” jelasnya.
“Tidak kalah penting, program ini juga memiliki target dalam rangka mewujudkan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui progam Mahasiswa Mengabdi,” tegas Moh Mahfud.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau sekaligus meminta agar para peserta PKN 2022, agar selalu dapat menjaga nama baik institusi. “Bagaimanapun, mahasiswa peserta PKN ini merupakan duta kampus yang terjun langsung ke masyarakat. Sehingga mereka harus selalu berupaya keras untuk menjaga nama baik almamater,” pungkasnya. [pin/but]






