Magetan (beritajatim.com) – Tak hanya harga daging ayam yang yang masih tinggi di Magetan, harga telur ayam ras juga belum cukup terjangkau. Kini harga telur ayam di Pasar Sayur I Magetan masih Rp 25 ribu per kilogram.
Harga telur naik semenjak Idulfitri dan belum turun sampai usai Iduladha. Namun, meski harga telur tinggi, permintaan masih banyak terutama dari warga yang menggelar hajatan atau pemilik katering. Namun, imbasnya pada warga biasa yang butuh telur untuk lauk sehari-hari.
Sri Martini, salah seorang pedagang telur ayam ras mengaku mendapat keluhan dari pembeli. Meski sudah lewat dua lebaran, harga telur tak kunjung turun. Padahal, telur jadi salah satu alternatif di saat tingginya harga daging ayam.
“Pembeli mengeluh kok gak turun-turun. Ya kami mau bagaimana dari kandang juga harganya masih tinggi,” kata Sri, Sabtu (23/7/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”harga-telur”]
Sri menyebut jika dalam musim hajatan seperti sekarang ini dirinya bisa menjual total 15 peti telur atau setara dengan 225 kilogram dalam sehari. Jumlah itu meningkat dari hari biasanya yang hanya 6 hingga 10 peti atau hanya setara dengan 90 kilogram hingga 150 kilogram.
“Sebagian saya jual di lapak. Sebagian, saya edarkan menggunakan pikap. Ada karyawan yangbkeliling, untuk melayani pembeli yang mendadak beli atau mengirim ke warga yang pesan banyak untuk hajatan atau usaha katering,” katanya. [fiq/but]






