Sumenep (beritajatim.com) – Dewan Kerja Daerah (DKD) Gerakan Pramuka Jawa Timur menggelar Kursus Pengelolaan Dewan Kerja (KPDK) Tingkat Jawa Timur di Graha Kemahasiswaan STKIP PGRI Sumenep.
Kegiatan berupa pelatihan manejemen atau pengelolaan organisasi Dewan Kerja Pramuka itu diikuti 76 peserta dari 17 Perwakilan Kabupaten/Kota di Jawa Timur.
Ketua Dewan Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Roby Pradana mengatakan, KPDK merupakan salah satu sarana di dewan kerja dalam belajar berdinamika untuk mengembangkan keilmuan mengelola organisasi di dewan kerja itu sendiri.
“Kami yakin, KPDK ini bisa menjadi sebuah sarana untuk dewan kerja bisa mengelola kaderisasi di dewan kerjanya sendiri. Para anggota DKC ini dibekali supaya mampu mengelola organisasi Dewan kerja Pramuka dengan baik,” katanya, Jumat (22/7/2022).
Kegiatan tersebut dibuka Bupati Sumenep, Ach. Fauzi. Hadir dalam pembukaan KPDK tersebut, Pimpinan Kwartir Daerah Pramuka Jawa Timur diwakili oleh Wakil Ketua Bela Negara dan Gudep Perguruan Tinggi Kwarda Jatim, Zamzami Sabiq, kemudia seluruh jajaran Pimpinan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumenep serta para badan kelengkapan Kwartir yakni Dewan Kerja Daerah dan Dewan Kerja Cabang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pramuka”]
“KPDK ini dilaksanakan di daerah setiap 2 tahun sekali. Tahun ini kami memilih Sumenep sebagai tuan rumah karena melihat kesiapan dewan kerja cabangnya, serta support pemerintah dan Kwartir Cabangnya,” ujar Roby.
Sementara Ketua DKC Sumenep, Muhammad Romli mengatakan DKC Sumenep menyatakan siap sebagai tuan rumah karena dirinya yakin, di DKC Sumenep memiliki sumber daya yang mempuni. Selain itu, ada dukungan dari Kwarcab Sumenep dan pemerintah Kabupaten Sumenep. “Saya yakin kalau kegiatan diselenggarakan di Sumenep akan berjalan dengan baik,” ucapnya.
KPDK tahun ini memilih tema Rovering to Anspairing dengan harapan para peserta bisa ikut andil dalam belajar agar bisa menjadi inspirator di dewan kerjanya. [tem/suf]






