Gresik (beritajatim.com) – Memasuki tahun ajaran baru 2022-2022, siswa SD maupun SMP di Kabupaten Gresik sudah mulai melalui pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Sayangnya, seragam siswa belum dibagikan karena masih proses pengadaan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, seragam untuk siswa SD dan SMP di Gresik dibiayai oleh pemerintah. Dalam dua tahun terakhir, pengadaan seragam ini berubah regulasinya. Jika semula pengadaan seluruh kebutuhan seragam di lakukan oleh Dinas Pendidikan, saat ini dilakukan oleh masing-masing sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S Hariyanto menyebut, cara tersebut lebih efektif lantaran dilakukan oleh sekolah masing-masing yang lebih tahu kebutuhannya. Sekolah-sekolah ini melakukan pengadaan melalui website Siplah.
“Sejauh ini untuk seragam sekolah sudah proses pengadaan. Yakni, berupa empat stel kain. Masing-masing merah putih, pramuka, batik dan olahraga untuk SD, serta putih biru, pramuka, batik, dan olahraga untuk SMP,” ujarnya, Jumat (23/07/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-gresik”]
Hariyanto memperkirakan kain-kain seragam ini mulai dibagikan ke siswa pada Agustus 2022. Ini karena masih proses pengadaan.
“Sebenarnya sudah proses pengadaan. Jadi wali murid mohon bersabar. Bulan depan sudah dibagikan,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu wali murid baru SMPN 3 Maya Oktavianti menuturkan, putrinya selama masih mengenakan seragam sekolah dasar usai mengikuti MPLS.
“Ya apa boleh buat seragam barunya belum dibagikan oleh sekolahnya. Jadi sementara pakai seragam SD dulu,” tandasnya. [dny/but]






