Ponorogo (beritajatim.com) – Tanda-tanda perbaikan jalan rusak di Kabupaten Ponorogo mulai terlihat. Sejumlah paket peningkatan jalan sudah mulai dilelang sejak hari Senin (18/7) lalu.
“Sedikitnya ada 51 paket pekerjaan yang telah kita lakukan lelang. Dapat dilihat di situs https://lpse.ponorogo.go.id/,” kata Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Ponorogo Budi Darmawan, Rabu (20/7/2022).
Budi bertekad akan bekerja secara profesional, supaya pekerjaan peningkatan jalan di Kabupaten Ponorogo berjalan lancar. Dia pun juga akan menjalankan regulasi tender sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 16 tahun 2018 diubah Perpres nomor 12 tahun 2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.
Lebih lanjut, Budi menyebut bahwa mayoritas paket pekerjaan adalah peningkatan jalan. Persentasenya pun mencapai 90 persen. Sedangkan sisanya merupakan pemeliharaan jalan. Total pagu dari seluruh paket pekerjaan itu anggarannya dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 155 miliar.
“Kita berkomitmen akan melaksanakan pekerjaan ini sesuai dengan regulasi yang berlaku,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-ponorogo”]
Sementara itu, Bupati Sugiri Sancoko berharap dengan perbaikan jalan ini, dapat menunjang di sektor perekonomian masyarakat. Dia meminta seluruh masyarakat juga ikut mengawasi proses pekerjaan jalan nantinya. Supaya pekerjaan yang dihasilkan nanti benar-benar berkualitas terbaik. Sehingga, setidaknya dalam kurun waktu tiga tahun tidak perlu dilakukan perbaikan.
“Ini kepentingan rakyat. Pemenang lelang jangan main-main soal kualitas. Saya meminta semua juga ikut mengawasi,” katanya.
Dia memperkirakan pekerjaan perbaikan infrastruktur ini bisa selesai sebelum akhir tahun. Meski beberapa waktu lalu terjadi keterlambatan. Karena masalah naiknya pajak dan harga aspal. Jadi dokumennya pun juga menyesuaikan dengan harga yang baru.
“Saya pikir ini timingnya pas. Saat ini lelang hingga proses pekerjaan bisa sampai akhir tahun,” pungkasnya. [end/but]






