Jombang (beritajatim.com) – Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (KITA) Jombang membagikan daging kurban ke pelosok desa. Pembagian daging kurban ini mengusung tema ramah lingkungan. Pasalnya, daging tersebut dikemas dengan wadah non-plastik. Daging dikemas menggunakan daun pisang, daun jati, serta wadah dari anyaman bambu atau besek.
Lokasi pembagian itu di Desa Asem Gede, Kecamatan Ngusikan, Jombang. Untuk menuju desa tersebut harus melewati kawasan perbukitan dan hutan. Jalurnya juga licin dan berliku. Jarak dengan pusat kota Jombang sekitar 150 kilometer. Tim ini diberangkatkan oleh Bupati Jombang Mundjidah Wahab.
[berita-terkait number=”4″ tag=”daging-kurban”]
“Ada 10 ekor kambing yang dibagikan Desa Asemgede, Kecamatan Ngusikan. Kambing ini dibagikan dengan per paket, jumlahnya diperkirakan ada sekitar 300 an paket. Juga ada tambahan 1 ekor sapi yang diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jombang. Dalam program ini, Kolaborasi KITA bekerjasama dengan Basznas untuk menyalurkan daging kurban ke daerah pelosok,” kata koordinator acara Harris Agung Wibisono, Selasa (19/7/2022).
Harris menjelaskan, selain pemberian paket daging, juga ada dapur rakyat. Karena ada juga acara memasak bersama warga. Kolaborasi KITA dan Baznas Jombang ini, kata dia, makin memberikan manfaat yang besar kepada warga penerima. Selain tepat sasaran, jumlah daging kurban yang diberikan kepada warga juga lebih luas cakupannya.
Harris mengatakan, Kolaborasi KITA Jombang terdiri dari berbagai komunitas besar. Di antaranya Karang Taruna (Karta), anak motor Bold Riders, serta fans club yang tergabung dalam Super Friends. “Mereka yang ikut terlibat aktif adalah Karta Tanjung Wadung, Karta Pandanblole, Karta Kedungdowo, Karta Darurejo, Karta Katemas, Karta Sambong, Karta Japanan, Karta Dukuhmojo, serta Paguyuban Martabak,” ujarnya merinci.
Kemudian, lanjutnya, anak motor Bold Riders CCI (CBR Club Indonesia)- Jombang, HSFCJ (Honda Street Fire Community Jombang), YNCI (Yamaha N- Max Club Indonesia) Jombang, serta YVCI ( Yamaha Vixion Club Indonesia) Jombang. Lalu ada Jemaah Tahlil Bakalan, Jemaah Tahlil Gedangan, Jemaah Tahlil Badas Milannisti, serta CRF Jombang.

Harris mengungkapkan, program KITA Berbagi 2022 ini memasuki tahun ketiga. Walhsil, tahun ini serentak dilaksanakan di 87 kabupaten/kota di Indonesia Timur. Totalnya 636 hewan kurban (sapi dan kambing). “KITA Berbagi tahun ini mengusung tema Gerakan Ramah Lingkungan. Oleh karena itu seluruh komunitas menggunakan wadah nonplastik sebagai tempat daging kurban. Wadah yang kami gunakan adalah besek, daun jati, daun pisang,” ungkapnya.
“Pada tahun 2020 dan 2021, Program KITA Berbagi mendapat apresiasi dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) atas berbagai pencapainnya. Pada 2021, Komunitas KITA meraih rekor MURI untuk kategori jumlah pembagian paket kurban terbanyak oleh komunitas dengan total 13.398 paket kurban,” lanjut Harris.
Gayung pun bersambut, tahun ini Kolaborasi berbagai komunitas ini juga akan kembali membuat rekor baru, yakni membagikan hewan kurban dengan menggunakan wadah ramah lingkungan (nonplastik sekali pakai) terbanyak di Indonesia. Data awal hasil verifikasi sudah ada 10.040 paket daging kurban yang dibagikan dengan wadah ramah lingkungan. [suf]






