Mojokerto (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mengingatkan kepada masyarakat agat berhati-hati saat meninggalkan rumah, kantor maupun toko. Sebelum meninggalkan rumah, kantor maupun toko, agar mengecek listrik dan kompor.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Mojokerto, Yoi Afrida Soesetyo mengatakan, dua hari berturut-turut kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Mojokerto terjadi karena kelalaian manusia. “Dua hari berturut-turut, kebakaran terjadi karena kelalaian manusia,” ungkapnya, Selasa (19/7/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”kebakaran”]
Masih kata Kalak, kebakaran terjadi karena kompor gas yang lupa dimatikan. Pertama, kebakaran terjadi di sebuah rumah yang terletak di Dusun Sumber Kembar, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo pada, Minggu (17/7/2022) pagi.
Kebakaran diduga disebabkan kebocoran gas elpiji menghanguskan bangunan dapur. Kebakaran kedua, yakni di kios Pasar Kedung Maling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada, Senin (18/7/2022) malam. Kebakaran diduga dari tabung gas elpiji ukuran 3 kg di warung nasi karena lupa matikan kompor saat ditinggal kondangan.
“Kepada masyarakat agar berhati-hati jika meninggalkan rumah atau toko. Saat ini, lagi musim buwuhan (kondangan), masyarakat dihimbau untuk mengecek kondisi kompor dan listrik saat meninggalkan rumah maupun toko,” himbaunya. [tin/kun]






