Pasuruan (beritajatim.com) – Meski Iduladha 1443 H sudah berlalu, yaitu pada Minggu (10/7/2022), berkah yang dirasakan masih tersisa. Berkah itu diperoleh Mohammad Hilmi, pengepul kulit hewan kurban di Kota Pasuruan.
Setiap Idul Adha Hilmi selalu ketumpahan rezeki dengan banyaknya kulit hewan kurban. Tahun ini dirinya mampu mengumpulkan kurang lebih 6 ton kulit hewan kurban.
Dari 6 ton kulit hewan tersebut terdiri dari semua jenis hewan. Di antaranya kulit sapi dan kambing. Semua kulit tersebut kemudian dibersihkan dan dikumpulkan di rumahnya yang terletak di Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
“Kalau kulit sapi harganya murah, saya belinya per kilo sekitar Rp 7.000. Tapi kalau kambing agak mahal Rp 10.000 per kilonya,” kata Herlambang, Kamis (14/7/2022).
Dari harga kurang dari Rp 10.000 tersebut Herlambang mampu menjualnya dua kali lipat. Harga jualnya tersebut berkisar Rp 12 ribu per kilo untuk sapi, sedangkan Rp 20 ribu per kilo untuk kambing.
[berita-terkait number=”4″ tag=”iduladha”]
Helmi menjelaskan, 6 ton kukit hewan qurban yang dia kumpulkan banyak diborong oleh para pengrajin maupun pabrik pengolah kulit. Kulit hewan qurban tersebut bahkan laku dijual ke sejumlah daerah di wilayah Jawa Timur.
Untuk memastikan kebersihan kulit ternak yang dijual, Helmi mencuci kulit tersebut dan diolesi dengan garam. Baru kemudian kulit dijemur hingga kering.
“Kalau kulit sudah bersih dan kering baru kita kirim. Pesannya kebanyakan dari Malang, Madiun, Magetan, sampe lumajang,” pungkasnya. [ada/but]






