Pamekasan (beritajatim.com) – Keberadaan Madura United Training Ground (MUTG) di kompleks Stadion R Soenarto Pamekasan, diharapkan dapat memunculkan talenta lokal Madura, yang dapat mewujudkan mimpi menjadi pesepakbola profesional.
Arena latihan untuk skuad Laskar Sape Kerrab, guna menghadapi ketatnya jadwal kompetisi Liga 1, nantinya juga akan dijadikan sebagai sarana latihan untuk skuad Madura United Elite Pro Academy (EPA), serta siswa Madura United Football Academy (MUFA).
Terlebih keberadaan MUTG juga tepat berada di jantung kota Pamekasan, tepatnya di Jl Stadion, Kelurahan Lawangan Dhaja, Kecamatan Pamekasan. Berjarak relatif dekat dengan Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, yakni sekitar 5,7 kilometer (km).
“Terima kasih kepada Yayasan Dharmasiswa yang telah memberikan kesempatan kepada Madura United FC untuk menyewa jangka panjang selama 10-20 tahun, pembayaran sewa dicicil per 5 tahun yang tentunya sangat meringankan kami. Karena kami tidak akan mampu membeli tanah seluas 3 hektar di tengah kota Pamekasan,” kata Achsanul Qosasi, Selasa (12/7/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”madura-united”]
Bahkan melalui kerjasama tersebut, pihaknya juga berkeinginan untuk segera menyiapkan berbagai fasilitas penunjang lainnya. “Jadi proses pembangunan kami cicil bertahap dan selesai dalam empat tahun, menyusul fasilitas gym (fitnes dan kebugaran) dan lampu stadion melalui pola kerjasama,” ungkapnya.
“Sejak kami lulus Lisensi AFC 2017, kami masih pinjam nama Stadion di Jawa Timur sebagai fasilitas ‘Youth Football‘ sekaligus sebagai syarat lulus AFC Lisencing. Kini kami tidak lagi melakukan itu karena kami sudah memiliki, walaupun tidak mewah. Tapi ini sudah sesuai standar AFC dan FIFA, karena selama pembangunan, kami selalu koordinasi dan mendapat arahan dari mereka (AFC),” jelasnya.
Tidak hanya itu, pria yang akrab disapa AQ juga sangat berharap keberadaan MUTG tersebut nantinya dapat memotivasi pesepakbola lokal dan melahirkan talenta lokal dari Garam.
“Semoga kedepan dari MUTG dan MUFA ini, banyak talenta-talenta Madura yang jago bermain bola. Sekaligus menjadi kebanggan keluarga, kebanggan Madura, dan Kebanggan Indonesia,” pungkasnya. [pin/ted]






