Surabaya (beritajatim.com) – PT Dharma Lautan Utama (DLU) melakukan kegiatan sosial dengan menggelar khitanan massal yang diikuti sekitar 60 anak usia SD di kantornya, Jalan Kanginan Surabaya, Jumat (1/72022).
Dirut PT DLU, Erwin H Poedjono menerangkan, 60 anak yang mengikuti khitanan massal yang merupakan CSR perusahaannya, sebagian adalah anak karyawannya, anak yatim dan masyarakat umum.
“Kebetulan hari ini masa liburan sekolah dan kegiatan ini juga kami adakan untuk memperingati Idul Adha yang akan jatuh pada tanggal 9 Juli nanti,” kata Erwin kepada wartawan.
PT DLU menggunakan metode smart klamp dalam acara khitanan massal ini, sehingga anak yang telah dikhitan bisa langsung berjalan setelah 5 hari, tanpa mengalami rasa sakit.
“Dapat info dari pak dokter, ini adalah metode yang sangat canggih dan cukup nyaman bagi anak-anak, karena tidak sakit dan tidak ada perawatan yang lama. Cukup lima hari, setelah itu alatnya dilepas Insya Allah kering,” terang Erwin.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bambang-haryo”]
Pasca khitanan massal yang digelar dengan membagi jadi beberapa kelompok, PT DLU juga bekerjasama dengan klinik kesehatan untuk memberikan layanan konsultasi pasca penyunatan putranya.
Penasehat dan owner PT DLU, Bambang Haryo Soekartono yang turut hadir dalam khitan massal ini menambahkan, bahwa perusahaannya tetap menjalankan CSR saat pandemi Covid-19.
“Tapi kegiatannya bukan khitanan, kalau khitanan ini baru setelah satu setengah sampai dua tahun yang lalu baru dijalankan sekarang. Tapi saat pandemi, kami melakukan kegiatan donor darah, waktu itu donor darah lagi turun drastis, karena nggak ada yang nyumbang. Itu Pak Erwin juga turun terus, saat ada bencana gunung meletus Semeru, dimana kita atau Dharma Lautan ini juga tetap partisipasi, sehingga kegiatan CSR ini tetap berjalan,” tuturnya.
Dengan CSR yang terus berjalan tersebut, Bambang Haryo menjelaskan bahwa hal ini merupakan bentuk kepedulian perusahaannya kepada masyarakat.
“Kita melakukan CSR ini sering melebihi daripada apa yang disampaikan, misal puluhan ribu nasi bungkus yang selalu kita sampaikan pada masyarakat saat jumat berkah,” ucapnya.
Peserta khitan massal setelah dikhitan mendapatkan bingkisan dari PT DLU, termasuk uang tunai sebagai bentuk hadiah kepada mereka yang telah memasuki usia Aqil Baligh. (tok/kun)







