Surabaya (beritajatim.com) – Higienitas bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan pelanggan sebelum bersantap di restoran, Aman tidaknya makanan juga harus diperhatikan.
Karena bisa jadi, ada barang aneh terselip di makanan. Jika sampai tak terlacak, dampaknya bisa berbahaya bahkan mengancam nyawa.
Dikutip dari World of Buzz, seorang wanita di Kuala Lumpur hampir saja celaka saat makan di restoran. Dia menemukan kail pancing masih tertancap pada kepala ikan yang dimasak kari.
Wanita itu mengunjungi restoran yang tidak disebutkan namanya bersama keluarganya dan itu adalah momen makan yang ‘tak terlupakan’. Pada menu kepala ikan yang dipesan sang ayah, dia melihat kail pancing berukuran besar di kepala ikan itu.
Wanita itu segera menyoroti hal tersebut dan mengajukan komplain kepada manajer restoran. Tetapi respon yang didapat sungguh di luar dugaan.
“Maaf, tapi itu kesalahan pemasok.”
Sebelum manajer diminta untuk menyelidiki masalah ini, salah satu pelayan restoran mengklaim itu adalah kesalahan bagian dapur. Ketika sampai pada perhatian manajer, dia menolak untuk bertanggung jawab.
Dia mengatakan kepada pelanggan bahwa itu adalah kesalahan dari sisi pemasok. Tetapi, dia kemudian meminta maaf atas masalah tersebut dan akhirnya memberi keluarga tersebut diskon 60 sen atau setara dengan Rp2.000 dari total tagihan mereka sebesar 298 ringgit atau setara dengan Rp1 juta.
Menurut media lokal, wanita itu tidak puas dengan cara restoran menangani penemuan kail di makanan mereka.
“Awalnya salah dapur, kemudian menjadi kesalahan pemasok. Ayah saya memang tidak menggigit kail, tetapi bagaimana jika itu disajikan kepada orang lain?” ujar wanita itu.
Warganet pun banyak menanggapi hal tersebut dan geram atas cara restoran mengatasi hal tersebut.
“Kami tidak dapat membayangkan rasa sakit yang akan mereka alami jika salah satu dari mereka tergigit kail, tetapi untungnya, tidak ada dari mereka yang terluka,” ujar salah satu warganet.
“Ini tidak hanya tidak sehat tetapi juga berbahaya karena bisa menyebabkan cedera parah. Terlepas dari permintaan maaf dan diskon 60 sen dari total tagihan, apakah itu cukup untuk mengimbangi pengalaman bersantap yang buruk?” tambah warganet lainnya. [adg/beq]






