Jember (beritajatim.com) – Kabupaten Jember mengakhiri babak penyisihan Grup C cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Provinsi VII Jawa Timur dengan sempurna. Richard Arbed Anderson dan kawan-kawan mengalahkan Kabupaten Jombang 2-0.
Dua gol Jember dicetak pada babak pertama. Abdul Azis berhasil menjebol gawang Guntur Wibowo dengan kepala pada menit 19, setelah menerima umpan lambung dari Moh. Hunaifi Azizi. Gol kedua dicetak sang kapten Richard Arbed Anderson yang menerima umpan dari Bagas Prasetyo Wicaksono pada menit 43.
Dengan kemenangan ini, Jember menjadi juara grup C dengan mengantongi sembilan angka dari tiga kali kemenangan. Sebelumnya, Jember menang tipis 1-0 atas Kabupaten Pasuruan, dan menang walkover (WO) 3-0 atas Kota Malang yang terkena sanksi karena memasang pemain tak sah.
Bermain di hadapan seribu orang penonton, salah satunya Bupati Hendy Siswanto, para pemain Jember bermain ofensif sejak menit awal. “Anak-anak tampil lepas. Kami puas dengan penampilan mereka. Tidak ada kata menyerah,” kata M. Rofiq, pelatih Jember.
Jember bermain tanpa beban. Semua pemain inti bisa diturunkan, kecuali kiper Galih Ismail yang cedera dalam pertandingan melawan Kabupaten Pasuruan. Namun penampilan penjaga gawang pengganti, Rahmad Taufiq Hidayat, cukup bisa diandalkan untuk membendung serangan duet penyerang Jombang, Kaka Sheva Nahdliyin dan Dani Wahyu Rizkiawan.
Jember berpeluang memperbesar keunggulan, setelah pemain belakang Jombang, Mohammad Adi Firmansyah, harus keluar lapangan, karena terkena kartu kuning kedua pada menit 70. Rofiq pun mengganti pemain belakang Indra Lesmana Suteja dan gelandang bertahan Muhammad Hifni dengan gelandang ofensif Ahmad Dedi dan pemain depan Calvin Adi Saputra.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sepak-bola-porprov”]
Namun barisan pertahanan Jombang yang dikomando Syamsudin Nur benar-benar rapat. Kiper Guntur Wibowo juga bermain cemerlang dengan menepis tiga bola yang mengarah langsung ke gawang Jombang. “Jombang tim yang bagus. Cuma kami memang satu tingkat di atas mereka. Anak-anak selain bermain lepas, memiliki semangat luar biasa,” kata Rofiq.
Banyaknya peluang yang gagal dikonversi menjadi gol ini menjadi pekerjaan rumah bagi Rofiq. “Itu pekerjaan rumah kami untuk diperbaiki dalam latihan. Dalam pertandingan delapan besar, mereka harus lebih siap sehingga bisa mencetak gol,” katanya.
Kendati memiliki kualitas di bawah Jember, permainan Jombang dipuji Richard. “Intensitas permainan hari ini cukup tinggi. Jombang sendiri punya materi bagus. Mayoritas pemain muda dan punya potensi semua,” katanya.
Sementara itu, pelatih Jombang Ambitie Dolus Cahyana mengakui keunggulan Jember. “Secara fisik dan skill, Jember bagus. Kami akui. Kami ucapkan selamat, semoga sukses pada babak selanjutnya,” katanya.
“Stamina pemain Jembe lebih kuat dan kompak daripada pemain Jombang. Postur mereka juga lebih tinggi,” tambah Muhammad Sukhamdi, kapten Jombang. [wir/suf]






