Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC wajib mengamankan 3 poin sempurna kala bentrok melawan PS Barito Putera pada lanjutan babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2022, di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (25/6/2022) lusa.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab tim berjuluk Laskar Sape Kerrab dipastikan tersingkir dari persaingan lolos ke fase selanjutnya turnamen pra musim, jika gagal mendulang 3 poin sempurna. Apalagi saat ini mereka hanya meraih 1 poin dari dua laga yang dijalani.
Raihan 1 poin tersebut berkat hasil sekali kalah dari Borneo FC dengan skor 1-0 pada laga perdana penyisihan grup, Selasa (14/6/2022). Serta bermain imbang tanpa gol kontra tim promosi Liga 1, Rans Nusantara FC di laga kedua, Sabtu (18/6/2022) lalu.
“Hari ini kita terus meningkatkan intensitas latihan, salah satunya dengan fokus pada ball possesion dan kontrol transisi. Hal ini penting kita lakukan, karena setiap pertandingan selalu banyak sekali transisi,” kata Pelatih Madura United FC, Fabio Lefundes melalui Pelatih Fisik, Osvaldo Lessa, Kamis (23/6/2202).
[berita-terkait number=”3″ tag=”madura-united”]
Dari itu pihaknya sangat berharap Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan, nantinya dapat menerapkan strategi tersebut saat pertandingan resmi. “Bagaimanapun kami harus siap, dapat posisi bagus transisi harus cepat. Sehingga pemain harus siap dengan situasi ini,” ungkapnya.
“Bahkan kami sangat meyakini jika seriap pertandingan akan selalu ada momentum ini, sehingga pemain harus betul-betul siap menghadapi situasi seperti ini,” sambung staf pelatih berkebangsaan Brasil.
Tidak hanya itu, pihaknya juga meyakini skudnya tengah dalam kondisi bugar dan lebih baik dari sebelumnya. Sehingga mereka cukup memiliki peluang untuk mengamankan 3 poin sempurna kala bentrok melawan tim berjuluk Laskar Antasari.
“Sekarang kondisi fisik pemain tim Madura sudah naik dan bagus, sekalipun masih ada berapa pemain yang belum sepenuhnya fit karena terlambat datang. Tapi sekarang 80-90 persen sudah dapat,” pungkasnya. [pin/ted]






