Jombang (beritajatim.com) – Sebanyak 1.511 tim sepak bola pesantren dari seluruh Indonesia mengikuti Liga Santri Piala KSAD 2022. Pembukaan liga tersebut digelar di Stadion Merdeka Jombang, Senin (20/6/2022). Babak penyisikah 1.511 tim itu dilaksanakan di masing-masing kota/kabupaten.
“Liga Santri 2022 ini pertama kali digelar. Dilaksanakan di seluruh Indonesia. Sedangkan pembukaannya di Stadion Merdeka Jombang. Ini untuk mendukung program pemerintah dalam rangka menciptakan generasi unggul dengan melakukan kegiatan sepak bola,” KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman saat berada di Stadion Jombang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”liga-santri”]
“Hari ini langsung dilaksanakan pertandingan 1.511 tim di seluruh Indonesia. Mohon doanya Liga Santri Piala KSAD 2022 ini berjalan aman. Setelah penyisihan, finalnya dilakukan bertepatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2022 di GBK (Gelora Bung Karno) Jakarta. Isnya Allah disaksikan secara langsung oleh Bapak Presiden,” lanjut Dudung.
Dalam pembukaan tersebut, ribuan penonton memadati Stadion Merdeka Jombang Jawa Timur. Mereka semua terhibur karena disuguhi atarksi yang mendebarkan. Di antaranya manuver tiga pesawat di atas stadion, kemudian paramotor serta drum band dari taruna Akmil Magelang.
Sebagai tanda dimulainya liga, KSAD menendang bola di tengah lapangan. Sesaat kemudian dilangsung pertandingan antara Pondok Pesantren Tebuireng melawan PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang. Saat KSAD Dudung melakukan kick-off, hujan deras mengguyur Jombang.

Begitu juga saat pertanding antara Tebuireng melawan Tambakberas. Para santri bermain penuh semangat di bawah hujan deras. Namun demikian, ribuan penonton tidak bergesert dari tempatnya semula. Acara semakin menarik karena yang bertindak sebagai pemandu pertandiangn tersebut adalah Victor ‘Jebret’ Simanjutak.
Dalam pertandingan perdana tersebut, Tambakberas berhasil mengalahkan Tebuireng dengan skor cukup telak 3-0. Pemain-pemain dari Ponpes Tambakberas benar-benar mengusai jalannya pertandingan. Pada babak pertama mereka menguasai separuh lapangan. Santri Tambakberas memborbardir pertahanan Tebuireng. Skor 3-0 ini bertahan hingga wasit meniup peluit panjang sebagai tanda berakhirnya pertandingan.
Selain dihadiri KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, hadir pula Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule bersama jajaran pengurus, serta Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa serta Bupati Jombang Mundjidah Wahab. [suf]






