Malang (beritajatim.com) – Wali Kota Malang, Sutiaji mengungkapkan penanganan penyebaran infeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak di wilayahnya berjalan baik. Bahkan dia mengklaim angka kesembuhan hewan ternak di Kota Malang cukup tinggi.
Sampai saat ini total 296 ekor sapi telah terinfeksi virus PMK. Sebanyak 96 di antaranya telah dinyatakan sehat dan satu ekor sapi mati. Kemudian sebanyak 135 ekor sapi bergejala parah dan terpaksa harus dilakukan pemotongan.
“Tingkat kesembuhan PMK di Kota Malang cukup tinggi. Saat ini hanya tinggal 64 ekor saja yang masih tersisa. Saat ini dalam pengobatan,” kata Sutiaji pada Senin (20/6/2022).
Sutiaji mengingatkan masyarakat untuk tidak perlu khawatir dalam mengkonsumsi daging sapi. Sebab, Pemkot Malang telah melakukan sejumlah mitigasi termasuk memastikan daging sapi yang dijual di pasaran sehat.
“Kami akan jelaskan pada masyarakat bahwa daging sapi seandainya terkena PMK tidak bermasalah pada masyarakat,” ujar Sutiaji.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pmk-malang”]
Mitigasi yang dilakukan adalah memantau secara ketat hewan ternak yang dikirim ke Malang. Petugas melakukan pengawasan diperbatasan demi memastikan hewan ternak yang datang dalam kondisi sehat. Tujuannya agar kasus PMK di Kota Malang terkendali.
“Mitigasi untuk hewan-hewan yang masuk dari luar ke Kota Malang untuk memastikan hewan ini sehat,” tandasnya. [luc/but]






