Gresik (beritajatim.com) – Imbas padatnya wilayah perkotaan di Gresik berdampak pada kebersihan jalan raya. Saat ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik baru memiliki satu unit mobil penyapu jalan. Jumlah yang dimiliki saat ini dianggap belum bisa mencakup seluruh ruas jalan.
Seperti diketahui, sejumlah ruas jalan di Gresik kerap terlihat kotor oleh debu maupun sampah jalanan. Ini karena padatnya aktivitas masyarakat. Juga karena banyaknya industri di Gresik. Mobil penyapu jalan raya biasanya terlihat melintas di sejumlah ruas jalan utama di Gresik. Seperti Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Jalan RA Kartini, hingga Jalan Veteran, belum bisa membersihkan seluruh jalan di wilayah kota.
[berita-terkait number=”5″ tag=”dlh-gresik”]
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Mokh Najikh menuturkan, mobil pembersih itu dibeli menggunakan APBD pada 2019. Secara umur, mobil tersebut memang masih baru. Meski kinerja masih cukup bagus tapi jumlahnya masih kurang.
Untuk itu, pihaknya berencana untuk menambah beberapa unit mobil pembersih pada pembahasan APBD mendatang. “Kalau cuma satu unit jelas tidak cukup, karena itu akan kami usulkan ada penambahan,” tuturnya, Minggu (19/6/2022).
Ia menambahkan, tambahan mobil penyapu jalanan dinilai sangat penting. Pasalnya, bisa meringankan kerja para pasukan kuning. “Karakter jalan di Gresik mudah sekali kotor, sehingga jika menggunakan pasukan kuning secara keseluruhan jelas tidak efektif. Jadi perlu tambahan mobil penyapu jalan lagi,” pungkasnya. [dny/suf]






