Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya gagal mengalahkan Bhayangkara FC di Turnamen Pra Musim. Hasil yang membuat tim asal Surabaya ini menuai kritikan karena performa pemainnya dinilai tidak selincah saat musim 2021/2022 lalu.
Namun pelatih Persebaya Aji Santoso memiliki penjelasan lain. Dia tak ingin dibanding-bandingkan komposisi tim di musim lalu dengan tim musim 2022/2023 ini.
Menurutnya di musim lalu persiapan tim cukup matang. Jeda waktu pemain untuk mempersiapkan turnamen cukup lama, sekitar dua tahun, namun di season ini waktu yang diberikan oleh PT LIB cukup singkat. Bahkan para pemain asing yang dimiliki tim Persebaya baru bergabung kurang lebih dua minggu terakhir.
“Ya kalau tahu kondisi tim saya, materi yang dulu dengan sekarang kan sangat beda. Saya kumpul pemain yang lama itu dua tahun sedangkan ini kan tidak dalam hitungan bulan dan bahkan tiga pemain asing baru bergabung dua minggu dan langsung bermain satu lapangan penuh,” ungkap Aji Santoso, Selasa (14/6/2022).
Menurut mantan pelatih Arema FC ini, menurunkan ketiga pemain asingnya dengan waktu 45 menit di babak kedua sudah cukup bagus. Memang terlihat masih keteteran karena fisik dan performanya kurang sempurna.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
“Menurut saya itu sudah luar biasa. Terlihat memasang 45 menit babak kedua saja mereka masih keteteran masalah fisik dan ini normal karena mereka belum memiliki persiapan yang cukup,” ungkapnya.
Namun dengan dua pertandingan lagi, Aji akan melakukan evaluasi. Fokusnya evalusi serangan gol yang terjadi di menit akhir dan permainan yang lebih baik melawan tim berikutnya.
“Saya melihat tim ini juga cukup prospek ke depan tentunya nanti akan kami evaluasi gol yang terjadi pada menit-menit akhir,” tutupnya. [way/but]






