Surabaya (beritajatim.com) – Guna mengurangi potensi kebakaran dan menciptakan suasana yang nyaman bagi warga binaan, Lapas I Surabaya di Porong, Kabupaten Sidoarjo melakukan bersih-bersih kamar hunian.
Kepala Lapas I Surabaya Jalu Yuswa Panjang mengungkapkan langkah ini menjadi tindak lanjut atas perintah Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Zaeroji. “Petunjuk dari bapak Kakanwil, beliau berharap lapas dan rutan melakukan mitigasi risiko menghadapi musim kemarau,” ujar Jalu, Selasa (14/6/2022).
Berbagai risiko yang bisa timbul saat musim kemarau adalah ketersediaan air bersih hingga potensi kebakaran. Untuk masalah air bersih, lanjut Jalu, relatif bisa terkendali karena kondisi di Porong sangat mendukung.
“Alhamdulillah, air tanah di Porong termasuk baik, sehingga sudah cukup memenuhi kebutuhan warga binaan kami,” ujarnya.
Sedangkan untuk potensi kebakaran, pihaknya memberikan perhatian kepada kamar hunian warga binaan. Jalu menegaskan keselamatan warga binaan menjadi prioritas utama.
“Untuk itu kami bersih-bersih, agar barang-barang yang berpotensi menciptakan kebakaran bisa dikeluarkan terlebih dahulu,” lanjut Jalu.
Benda-benda seperti kayu, plastik dan kertas dibersihkah. Selain itu, petugas juga menertibkan kamar hunian yang ada di semua blok hunian.
“Selain bersih-bersih, kami juga mengembalikan fungsi hunian yang ada, sehingga warga binaan bisa semakin nyaman,” ujarnya.
Kegiatan dapat terlaksana dengan cepat dan kodusif dikarenakan warga binaan juga kooperatif untuk melaksanakan intruksi yang diberikan petugas. Barang-barang hasil bersih-bersih dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terdekat. “Barang-barang yang mudah terbakar, selanjutnya diangkut dengan truk dan dibuang ke TPA supaya barang-barang dimaksud tidak kembali lagi,” ujar kalapas.
Bersih-bersih dan penertiban ini juga akan dilaksanakan secara berkala. Hal ini untuk menciptakan ruang yang lebih luas untuk warga binaan. Sehingga ketika ada proses distribusi dari satker lain, pihaknya bisa lebih siap menerima. Saat ini Lapas Surabaya dihuni 1.977 warga binaan. Dari kapasitas hunian sebesar 1.050 orang. [uci/beq]







