Surabaya (beritajatim.com) – Bermain lebih berhati-hati, Persebaya Surabaya masih belum bisa menaklukkam Bhayangkara FC di babak pertama pertandingan lanjutan Piala Presiden, Senin (13/6/2022) di Stadion GBLA Bandung.
Sejak menit pertama berbunyi, kedua tim seakan membaca permainan satu sama lainnya. Baik sang pelatih Widodo CP maupun Aji Santoso pin bermain bertahan dengan intensitas ringin sehingga serang tidak terlalu menonjol untuk permainan awal.
Namun di menit ke 16, Muhammad Hargianto seakan membaca pelung untuk bisa menaklukkan gawang Persebaya Surabaya namun sayang apa yang dilakukan untuk mengesekusu gagal. Serangan balasan dilakukan Ahmad Nufiandai mantan pemain Persik Kediri ini di menit 18 dua kali mencoba menesekusi peluang yang ada.
Melakukan tendangan sudut dengan menggunakan kaki kiri mengingat tendangan sudut yang dilakukan Dhani sapaan akrabnya ini memiliki peluang yang kecil karena melakukan sepak pojok yang menyempit.
Hingga menit ke 45, Bhayangjqra FC dibawah arahan sang peracik strategi berusaha melakukan serangan, meskipun pertahanan yang dilakukan Leo Lelis cukup bagus untuk menahan serangan Younness Mouchtar.
Hingga tambahan waktu lima menit, kedua tim masih belum bisa mengesekusi dan merubah keadaan. Babak pertama berakhir, Persebaya melawan Bhayangkara FC berakhir 0-0. (way/kun)






