Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak lima orang Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Mojokerto memutuskan mutasi keberangkatan ke daerah lain. Sehingga jumlah total CJH asal Kota Mojokerto yang berangkat sebanyak 66 orang.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mojokerto, Hilmi Faqih mengatakan, dari 71 CJH Kota Mojokerto, 5 orang diantaranya memutuskan untuk mutasi keberangkatan ke daerah lain.
“Sehingga total 66 CJH asal Kota Mojokerto yang berangkat ke tanah suci. Sebanyak 66 CJH tersebut ini masuk kloter 38 yang merupakan penerbangan paling akhir di Embarkasi Surabaya. Kloter ini terbang ke tanah suci pada, Sabtu (2/7/2022),” ungkapnya, Selasa (7/6/2022).
Tanggal 1 Juli 2022, CJH sudah harus masuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya sekira pukul 20.00 WIB. Saat ini, para CJH asal Kota Mojokerto sudah mengikuti praktik ibadah haji yang merupakan rangkaian akhir dari rangkaian bimbingan manasik haji.
[berita-terkait number=”5″ tag=”haji-mojokerto”]
“Adapun dalam manasik haji hari ini, CJH mendapat bimbingan mulai memakai pakaian ihram, tawaf, wukuf, mabit, tawaf, lempar jumrah, hingga tahalul yang dilakukan di halaman IPHI Kabupaten Mojokerto,” jelasnya.
Manasik haji sudah diikuti CJH di tiga kecamatan di Kota Mojokerto yang berlangsung pada 2-5 Juni 2022. Para CJH asal Kota Mojokerto ini tinggal menunggu jadwal keberangkatan yang tergabung dalam Kloter 38 Embarkasi Surabaya
“Kloter 38 Embarkasi Surabaya merupakan gabungan dengan Kota Probolinggo, Kabupaten Mojokerto, Kota Surabaya dan Palembang,” tegasnya. [tin/suf]






