Ponorogo (beritajatim.com) – Tahun 2022 bisa menjadi titik balik dari kebangkitan ekonomi di Kabupaten Ponorogo. Pasalnya kegiatan ekonomi maupun kegiatan budaya yang selama dua tahun terakhir mati suri karena pandemi Covid-19, kali bakal dihidupkan kembali. Salah satunya adalah kegiatan perayaan Grebeg Suro dan perayaan hari jadi Kabupaten Ponorogo yang waktunya akan saling berdekatan.
Bahkan digadang-gadang perayaan Grebeg Suro nanti bakal dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno. Sebab, Festival Reog yang merupakan bagian rangkaian Perayaan Grebeg Suro juga masuk kalender wisata kelas nasional. Yakni terdaftar dalam Kharisma Event Nasional (KEN) tahun 2022. Event tersebut merupakan buah kolaborasi antara Kemenparekraf dengan pemerintah daerah.
“Ya mudah-mudahan Pak Sandiaga Uno datang, karena Festival Reog yang menjadi rangkaian perayaan Grebeg Suro, juga masuk KEN 2022,” kata Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sabtu (4/6/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”ponorogo”]
Setelah dua tahun absen karena adanya pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akan menggarap serius perayaan Grebeg Suro tahun ini. Kang Bupati Sugiri ingin gelaran kali ini berkesan spektakuler dimata masyarakat. Bakal lebih bagus dan berbeda dari event-event perayaan Grebeg Suro sebelumnya.
“Mulai dari setting panggung dan kemasan acara akan berbeda dengan perayaan Grebeg Suro sebelumnya. Semua harus memancarkan menjadi ciri khas dari Ponorogo,” katanya.
Acara yang sudah menjadi pakem dalam perayaan Grebeg Suro akan tetap dipertahankan. Karena itu sudah menjadi budaya di sini. Namun, yang tidak pakem dan yang menambah velue perayaan akan dibuat lebih spektakuler.
“Seperti perayaan hari jadi Ponorogo, venue-nya tidak lagi di alun-alun. Saya pengin pakai venue Gedung lantai 8.Latar gedung lantai 8 untuk video mapping, sambil memberikan penghormatan kepada yang punya legesi Almarhum Bupati Markum Singodimedjo,” katanya. [kun]






