Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebanyak 722 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Bojonegoro akan berangkat ke tanah suci Mekkah pada tahun ini, setelah dua tahun menanti karena pandemi Covid-19. Ratusan CJH itu akan bertolak ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 4-5 Juni 2022.
Keberangkatan CJH itu dibagi menjadi dua kelompok terbang (kloter) dengan menggunakan kendaraan bus yang telah disiapkan oleh Pemkab Bojonegoro. Dua kloter itu terbagi atas kloter 2 dan kloter 3. Dalam kloter 2, CJH asal Kabupaten Bojonegoro akan bergabung dengan CJH asal Kabupaten Tuban dan Surabaya.
CJH yang berangkat pada kloter 2, ada sebanyak 276 orang. Sedangkan untuk kloter 3 semuanya berasal dari CJH Bojonegoro. Kloter 3 jumlahnya ada 446 orang jamaah. Ratusan CJH yang berangkat ini karena diantaranya sudah memenuhi kriteria 2 kali vaksin, melakukan swab PCR, dan terhubung dalam aplikasi peduli lindungi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”haji-bojonegoro”]
Ketua Panitia Keberangkatan CJH Kabupaten Bojonegoro Sahlan mengatakan, keberangkatan CJH ini akan dilakukan dari Pendapa Pemkab Bojonegoro. Kloter 2 CJH akan diberangkatkan Sabtu 4 Juni 2022 sekitar pukul 08.00 WIB. Sedangkan untuk kloter 3, keberangkatan dilakukan Minggu, 5 Juni 2022 pukul 11.00 WIB.
“Pada keberangkatan kali ini Pemkab Bojonegoro sudah menyiapkan 17 bus. Keberangkatan nanti akan diberangkatkan langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah,” ujar Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Bojonegoro, Sahlan.
Sekadar diketahui, pada kesempatan kali ini, barang-barang bawaan CJH ada pemangkasan besar muatan. Saat berangkat, CJH hanya diizinkan membawa muatan maksimal 15 kilogram, padahal sebelumnya 30 kilogram. Sedangkan pulangnya, hanya diijinkan membawa barang dengan berat maksimal 30 kilogram. [lus/ted]






