Lamongan (beritajatim.com) – Pasca Lebaran Idulfitri 1443 H, harga komoditas telur di Kabupaten Lamongan relatif masih tinggi.
Berdasarkan pantauan di beberapa pasar tradisional yang ada di Lamongan, harga telur ayam berkisar Rp 26 ribu hingga Rp 28 ribu per kilogram.
Selain itu, dari pengakuan para pedagang di Pasar Sidoharjo, pasar Mantup, Pasar Blimbing dan Pasar Babat Lamongan, harga telur ayam saat ini mampu bertahan di harga Rp 28 ribu per kilogram, selama dua pekan ini.
Maisaroh, salah satu pedagang pasar di Lamongan menyebut bahwa harga telur saat ini memang stabil, yakni di harga Rp 28 ribu sejak beberapa pekan ini. Ia juga menyebut, naiknya harga cabai merah dan tomat ini diduga karena cuaca buruk yang terjadi selama beberapa pekan ini.
“Harga telur ayam Rp 28 ribu mas. Harga ini mungkin karena pengaruh cuaca mas,” ucap Maisaroh kepada wartawan, Selasa (31/5/2022).
Sementara itu, Plt. Kepala Disperindag Lamongan, Dina Apriani membenarkan bahwa harga telur ayam di sejumlah pasar Lamongan relatih masih tinggi.
“Pekan lalu di Pasar Babat harga telur ayam sempat di angka Rp 26 ribu per kilogram, tapi sekarang naik menjadi Rp 28 ribu per kilogram, hampir sama dengan pasar-pasar lainnya yang ada di Lamongan,” ujar Dina saat dikonfirmasi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”harga-telur”]
Tak hanya harga telur, ungkap Dina, pekan ini harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya di 4 pasar Lamongan itu juga terpantau mengalami kenaikan, di antaranya seperti cabe rawit, tomat dan daging ayam broiler.
“Cabe rawit, tomat dan daging ayam broiler mengalami kenaikan dari harga pekan lalu. Kenaikannya juga cukup bervariasi di beberapa pasar Lamonhan,” imbuhnya.
Dina merinci, harga cabe rawit di Pasar Sidoharjo terpantau naik Rp 4 ribu dari yang semula Rp 60 ribu menjadi Rp 64 ribu per kilogram. Harga tersebut juga sama di pasar lainnya yang ada di Lamongan, yakni di kisaran Rp 64 ribu hingga Rp 65 ribu perkilo.
“Kenaikan cukup tajam terjadi pada komoditas tomat yang naik Rp 12 ribu per kilogram, dari harga Rp 8 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram. Lalu harga daging ayam broiler saat ini juga mengalami kenaikan dari yang semula Rp 35 ribu menjadi Rp 36 ribu,” terangnya.
Meski begitu, Dina menjelaskan, tak semua komoditas bahan pokok mengalami kenaikan, hal itu seperti yang terjadi pada bawang merah dan bawang putih yang mengalami penurunan dibandingkan pekan lalu.
Pekan ini, Dina berkata, harga bawang merah turun Rp 15 ribu, dari yang semula di harga Rp 55 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih turun dari Rp 24 ribu menjadi Rp 20 ribu.
“Kalau yang komoditas lainnya, meski harganya turun tapi terpantau masih stabil. Misalnya cabai merah besar dari Rp 55 ribu turun menjadi Rp 53 ribu, serta juga kubis yang turun dari harga Rp 10 ribu menjadi Rp 8 ribu,” pungkasnya.[riq/ted]






