Kediri (beritajatim.com) – Pimpinan Cabang Fatayat Nadhlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Kediri mengusulkan adanya tambahan kuota perempuan pada Pemilu 2024. Kehadiran perempuan dalam pemerintahan bisa mewakili aspirasi peningkatan pemberdayaan kaum hawa.
Ketua Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Kediri, Roaitu Nafif Laha berharap, kuota perempuan pada Pemilu 2024 bisa ditambah lebih dari 30 persen. Sebab, banyak kaum perempuan berpotensi terutama di Kabupaten Kediri, yang bisa mengemban amanah rakyat.

[berita-terkait number=”4″ tag=”Kediri”]Pentingnya kehadiran perempuan dalam sebuah pemerintahan, imbuhnya, termasuk di Kabupaten Kediri, karena mereka diyakini mampu mewakili suara perempuan di wilayahnya. Bahkan sekaligus bisa menyuarakan aspirasi dan ikut membantu peningkatan pemberdayaan bagi kaum hawa.
“Untuk mencapai target tersebut, pada acara halal bihalal yang jatuh pada akhir bulan syawal ini juga turut mengundang sejumlah wakil rakyat yang duduk di DPRD Kabupaten Kediri, seperti Bapak Khusnul Arif yang berasal dari Partai NasDem Kabupaten. Namun kami juga menghadirkan anggota parpol, perwakilan Pagar Nusa, Banser dan lainnya, sehingga hal ini membuktikan bahwa Fatayat NU terbuka bagi siapa pun,” lanjutnya.
Terpisah, Ketua Panitia Halal Bihalal PC Fatayat NU Kabupaten Kediri, Fauziyah Laily menambahkan, tujuan utama acara ini untuk memperat ukhuwah Islamiah dan persaudaraan di antara Fatayat NU.
“Secara umum, turut hadir di tempat ini 23 PAC se-kabupaten Kediri. Lalu, kami juga ada beberapa tamu undangan, kalangan media masa, dan lainnya. Bahkan ada penampilan Gus Gendeng, yang memeriahkan acara ini,” katanya.
Di lokasi ini, saat tampil di hadapan anggota Fatayat NU Kabupaten Kediri, Gus Gendeng juga memberikan pesannya. “Saya berpesan kepada semua hadirin dan anggota Fatayat NU di sini untuk selalu memperbaiki dalam fatayat, dan mewariskan NU ke anak cucu mereka,” katanya.
Halal Bi Halal ini sendiri mengambil tema yaitu, ‘Hidmah Fatayat NU Wujud Penghormatan atas Hak dan Martabat antar sesama’. [nm/kun]






