Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak dua calon jemaah haji (CJH) Sumenep memilih mengundurkan diri dalam keberangkatan ibadah haji 2022. “Mereka sudah melunasi biaya perjalanan haji sejak 2020. Tapi mereka mundur karena alasan pribadi,” kata Kasi Haji dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep Innani Mukarromah, Senin (23/05/2022).
Ia tidak menyebut secara rinci identitas dua CJH Sumenep yang mengundurkan diri tersebut. Pihaknya mengetahui saat mengkonfirmasi pelunasan biaya haji ke bank. “Infornasinya yang mengundurkan diri ini ada yang karena anaknya mau wisuda, ada yang karena menununggu suaminya. Yang jelas karena alasan pribadi,” ujarnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”haji-sumenep”]
Sementara berdasarkan data di bank, dari kuota 328, yang melunasi biaya haji dan bisa berangkat tahun ini sebanyak 298 orang. “Bagi jemaah yang gagal berangkat atau mundur, maka bisa digantikan oleh calon jemaah cadangan. Ada tenggang waktu yang diberikan pada CJH cadangan untuk pelunasan biaya haji,” terangnya.
Sedangkan terkait jadwal keberangkatan, Innani mengaku belum bisa memastikan. Pihaknya masih menunggu kabar dari Kemenag pusat melalui Kemenag Provinsi Jawa Timur. “Jadi nanti jemaah Sumenep masuk kloter berapa, kemudian berangkat kapan, ini masih menunggu informasi berikutnya,” pungkasnya. [tem/suf]






