Ponorogo (beritajatim.com) – Libur lebaran Idulfitri tahun ini pecah. Setelah Pemerintah boleh memperbolehkan warganya untuk mudik. Seakan semua destinasi wisata yang ada penuh sesak oleh pengunjung. Seolah-olah masyarakat ingin healing, setelah dua edisi lebaran terakhir, tidak diperkenankan untuk mudik karena pandemi Covid-19.
Selama musim liburan lebaran ini, destinasi wisata andalan Kabupaten Ponorogo, Telaga Ngebel, tingkat kunjungannya mencapai puluhan ribu orang. Tentu ini menjadi berkah bagi pelaku wisata ataupun pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di tempat wisata yang berada di lereng Gunung Wilis.
[berita-terkait number=”5″ tag=”telaga-ngebel”]
“Alhamdulillah, selama sepekan lebaran lalu, Telaga Ngebel dipadati pengunjung yang ingin berwisata di sana,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi, Selasa (10/5/2022).
Judha mengungkapkan membludaknya pengunjung tempat wisata di momen-momen liburan lebaran ini, sudah diprediksi oleh Disbudparpora Ponorogo sebelumnya. Oleh karena itu, pihaknya jauh-jauh hari meminta pengelola wisata di bumi reog untuk mempersiapkan secara matang. Hal itu dilakukan, supaya ketika ada lonjakan pengunjung, pihak pengelola sudah siap dan melakukan antisipasi-antisipasi jika terjadi suatu kendala.
“Jauh sebelum libur lebaran, kami mengingatkan pengelola wisata untuk mempersiapkannya dengan matang,” katanya.
Data dari Disbudparpora Ponorogo, pada tanggal 3 hingga 8 Mei 2022, pengunjung yang berwisata ke Telaga Ngebel mencapai 27.550 orang. Yang mengunjungi Telaga Ngebel, terdiri para pemudik dan pengunjung lokal yang mengajak serta keluarganya berekreasi.
“Dua edisi lebaran kemarin kan berlaku pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akibat pandemi Covid-19. Tempat wisata pada tutup, tahun ini dibuka, hingga pecah pengunjungnya,” ungkapnya.
Dari laporan yang Ia terima, Judha menyebut tingkat kunjungan mulai naik pada hari ketiga lebaran Idulfitri hingga akhir masa lebaran. Judha mengapresiasi pengelola objek wisata yang berupaya mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan pengunjung. Dia menambahkan, tidak ada Telaga Ngebel saja yang banjir pengunjung, namun tempat wisata lainnya pun juga. Seperti di tempat wisata Bukit Soeharto di Desa Biting Kecamatan Badegan, Telaga Sarean di kawasan Waduk Bendo, dan Sendang Bulus di Desa Pager Kecamatan Bungkal.
“Tingkat kunjungan ke destinasi wisata selain Telaga Ngebel juga cukup tinggi, sehari bisa tembus seribu orang,” pungkasnya. (end/kun)






