Jombang (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, takziah ke Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Selasa (10/5/2022). Kedatangan orang nomor satu di Jatim ini untuk mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Nyai Lily Khodijah Wahid.
Sebelum ke Tebuireng, Khofifah beserta rombongan terlebih dulu ke Wonosalam untuk melepas ekspor perdana kopi ekselsa ke Malaysia.
“Setelah dari Wonosalam kita ke Tebuireng untuk takziah,” kata Khofifah yang didampingi Bupati Jombang Mundjidah Wahab.
Sementara di Pesantren Tebuireng, petakziah terus berdatangan. Karangan bunga sebagai ucapan bela sungkawa juga berjajar di sepanjang Jalan Tebuireng.
Karangan bunga bahkan terpampang hingga masuk ke area pesantren. Liang lahat untuk Lily Wahid juga sudah disiapkan.

Humas Pesantren Tebuireng Jombang, M Abror Rosyidin, menjelaskan selain Khofifah, sejumlah pejabat dan tokoh sudah hadir di Tebuireng. Di antaranya Direktur BNI Jatim, Pimpinan NU Circle, Gus Muwafiq, serta Danrem Mojokerto mewakili Pangdam Brawijaya.
[berita-terkait number=”2″ tag=”lily-wahid-wafat”]
“Jenazah almarhumah masih dalam perjalanan. Jam 11 siang tadi sampai tol pekalongan. Di perkirakan sampai Tebuireng pukul empat sore. Petakziah terus berdatangan ke Tebuireng,” ujar Abror.

Seperti diberitakan, Nyai Hj Lily Khodijah Wahid binti KH A Wahid Hasyim meninggal pada Senin, 9 Mei 2022 pukul 16:28 di RSCM Jakarta. Jenazah akan disemayamkan di West Covina Blok SH 6/31, Kota Wisata Cibubur, Bogor.
Selanjutnya, Selasa (10/5/2022) jenazah dibawa ke pesantren Tebuireng Jombang untuk dimakamkan.
Lily Chodidjah Wahid merupakan anak ke-5 dari enam bersaudara yang lahir dari pasangan KH Abdul Wahid Hasyim dan Nyai Sholihah Bisri. Sedangkan anak pertama pasangan ini adalah KH Abdurrahman Wahid Ad-Dakhil alias Gus Dur, anak ke-2 Nyai Hj Aisyah Wahid, anak ke-3 KH Sholahuddin Wahid alias Gus Solah, ke-4 KH Umar Wahid dan ke-6 KH Hasyim Wahid alias Gus Im. [suf/beq]






