Surabaya (beritajatim.com) – Jenazah bangkit dari kematian tentu terdengar seperti cerita film. Tetapi, kondisi ini ternyata benar-benar terjadi meski hanya sebentar.
Puluhan orang di Peru dibuat terkejut dengan suara gedoran yang muncul dari dalam peti jenazah. Padahal, jenazah tersebut sedang dalam proses penguburan.
Dilansir dari Odditycentral.com, akhir bulan lalu, Rosa Isabel Cespedes Callaca, wanita 36 tahun dari Lambayeque, Peru, saudara iparnya, dan tiga keponakannya terlibat dalam kecelakaan mobil serius. Kecelakaan itu merenggut nyawa dua orang dewasa dan membuat anak laki-laki mengalami cedera serius.
Pada 26 April 2022, kerabat Rosa berkumpul di Lambayeque dan membaringkan tubuhnya untuk istirahat terakhirnya. Menurut saksi mata, proses itu berjalan sesuai rencana.
Tetapi pada satu titik orang-orang mulai mendengar suara benturan samar dari dalam peti mati wanita itu. Ketika tutupnya dibuka, para hadirin pemakaman terkejut melihat Rosa menatap balik ke arah mereka.
“Dia membuka matanya dan berkeringat,” kata penjaga pemakaman Juan Segundo Cajo. “Saya segera pergi ke kantor saya dan menelepon polisi.”
Masih sangat tidak percaya, keluarga wanita itu mengambil peti mati dan membawanya ke Rumah Sakit Referensi Ferrenafe di Lambayeque, dengan Rosa masih di dalam. Dokter di sana mengkonfirmasi tanda-tanda vital wanita itu, meskipun dia telah dinyatakan meninggal beberapa hari sebelumnya, dan memberinya dukungan hidup.
Sayangnya, Rosa meninggal hanya beberapa jam setelah dibawa ke rumah sakit. Kali ini dia benar-benar mati.
Meski begitu, tidak ada yang bisa mengabaikan fakta Rosa telah hidup kembali hanya beberapa saat sebelum diturunkan ke tempat peristirahatannya yang abadi, dan keluarganya sekarang meminta jawaban.
“Kami ingin tahu mengapa keponakan saya bereaksi kemarin ketika kami membawanya untuk dimakamkan,” kata bibi Rosa. “Kami memiliki video di mana dia mendorong dan menyentuh peti mati.”
Polisi telah membuka penyelidikan atas masalah ini setelah kasus aneh itu menjadi viral, tetapi belum melaporkan temuan apa pun. Keluarga wanita itu percaya dia mengalami koma setelah kecelakaan mobil, tetapi itu menimbulkan pertanyaan: bagaimana para dokter awalnya kehilangan tanda-tanda vitalnya?
Beberapa orang bahkan melangkah lebih jauh dengan menyarankan bahwa rumah sakit dengan sengaja menyatakan Rosa meninggal untuk pertama kalinya karena mereka tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk membuat seorang wanita dalam keadaan koma dengan bantuan hidup untuk jangka waktu yang lama. Mereka meminta penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap kebenaran. (adg/beq)






