Jember (beritajatim.com) – Tiga wakil ketua DPRD Jember, Jawa Timur bersyukur lebaran tahun ini bisa dirayakan dengan lebih bebas, menyusul melandainya pandemi. Namun mereka mengingatkan, agar masyarakat tetap menjaga diri dan memenuhi protokol kesehatan.
Wakil Ketua DPRD Jember dari Gerindra, Ahmad Halim, menunaikan salat Idulfitri di Masjid Jami Kecamatan Arjasa yang berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya. Usai salat, ia bersilaturahmi ke kakek dan menggelar tahlil. “Kami mendoakan orangtua dan para sesepuh,” katanya, Senin (2/5/2022).
Istri Halim menghidangkan rujak Madura, tahu lontong, dan bakso di meja makan. “Lebaran tahun ini sangat spesial. Kami mohon maaf lahir batin kepada masyarakat Jember. Ini lebaran pertama setelah dua tahun merayakan di tengah pandemi Covid. Malam takbiran kemarin masyarakat tumpah ruah di alun-alun. Semoga masyarakat Jember diberi kesehatab dan keberkahan,” katanya.
Halim memuji pembangunan infrastruktur jalan di Jember yang sebagian sudah bisa dinikmati masyarakat saat lebaran. “Kelihatan sudah mulai nampak bagus dan mulus. Saya lihat juga pergerakan ekonomi masyarakat sudah menggeliat. Ini akan berdampak pada tumbuhnya ekonomi di Jember,” katanya.
Sementara itu, Dedy Dwi Setiawan, Wakil Ketua DPRD Jember dari Partai Nasional Demokrat merayakan lebaran di rumah orangtua. “Setelah salat di masjid, kami berkumpul semua di rumah induk milik Abah (Marsuki Abdul Ghofur). Keluarga besar, sanak saudara, insya Allah kumpul semua. Menu makanan sudah disiapkan dan makan bersama di rumah Abah dan Umik,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”dprd-jember”]
Dedy senang lebaran kali ini dirayakan dengan lebih bebas dibandingkan dua tahun berturut-turut sebelumnya. Dia hanya berpesan kepada warga agar saling menjaga. “Patuhi protoko kesehatan. Pemkab Jember membuka wisata gratis. Tidak apa-apa, tapi kita harus saling menjaga diri karena pandemi belum usai. Kita tidak mau timbul kekacauan lagi kaitan pandemi ini,” katanya.
Agus Sofyan, Wakil Ketua DPRD Jember dari PDI Perjuangan, menunaikan salat Id di Musala Annuriyah dekat rumahnya. “Biasa setelah itu saya bersilaturahmi dengan tetangga dan saudara dekat. Setelah itu sarapan sambal favorit dan tempe penyet,” katanya.
Agus menilai kondisi saat ini lebih baik. “Jadi bisa leluasa bersilaturahmi. Sementara tahun kemarin, kita masih dihantui kondisi yang membuat kita harus berhati-hati. Saya berpesan kepada masyarakat Jember agar tetap mematuhi protokol kesehatan, jaga kesehatan, jaga iman, dan jaga pengeluaran. Tetap semangat menjaga keberagaman dalam bingkai NKRI,” katanya. [wir/ted]






