Surabaya (beritajatim.com) – Momentum akhir Ramadan ini dimanfaatkan oleh pemilik klub Liga 3 asal Mojokerto untuk berbagi kebaikan. AC Mojopahit menggandeng penggiat sepak bola untuk mengembangkan sepak bola di area Mojokerto dan sekitarnya.
Presiden Tim AC Majapahit, Raja Siahaan mengatakan, kegiatan ini dibuat untuk mengangkat potensi sepak bola di Mojokerto. Salah satunya sekolah sepak bola Mojokerto yang mulai berkembang.
“Kami memang sengaja mengumpulkan pegiat sepak bola di Mojokerto, karena kami juga ingin mengangkat potensi yang ada di sini. Tentu ada banyak harapan dari pegiat sepak bola yang patut kita dengarkan,” ungkap Raja, Minggu (1/5/2022) sore.
Menurut Raja, sepak bola merupakan olahraga paling populer di Indonesia. Hanya saja, saat ini prestasi Indonesia masih belum maksimal. Kekurangan talenta yang menjadi problem sudah menjadi tanggung jawab sesama untuk menghasilkan bibit-bibit atlet berprestasi.
Sementara itu, Deni Mustopa dari SSB Bouroq FC Mojokerto menyambut baik apa yang dilakukan oleh AC Majapahit. Kehadiran AC Majapahit dinilai membuka harapan bagi kemajuan sepak bola di Mojokerto.
“Keinginan kita agar anak-anak yang ada di SSB memdapat wadah untuk keberlangsungan mereka dari jenjang tingkat usia 13 hingga 17 ke atas,” ungkap Deni.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ac-majapahit”]
Bersama pegiat sepak bola, Deni mengaku, AC Majapahit berkomitmen untuk itu. Salah satunya sepakat untuk membuat kompetisi dengan nama ACM Super League.
“Pak Raja sangat mendukung serta memberikan motivasi untuk kemajuan sepak bola. Hal itu yang ingin kita jalankan, karena AC Majapahit memiliki visi yang sama dengan SSB yaitu ikut memajukan sepak bola Indonesia. Ke depan kita ingin ini bisa seperti kompetisi internal Persebaya maupun pembinaan sepak bola seperti di Eropa,” pungkas Akademisi Universitas Islam Majapahit Mojokerto itu. [way/but]






