Kediri (beritajatim.com) – Melepas Youssef Ezzejjari, menjadi tantangan tersendiri bagi Persik Kediri dalam menatap musim Kompetisi Liga 1 2022/2023 mendatang. Betapa tidak, Youssef adalah mesin pencetak gol Macan Putih.
Penyerang berpaspor spanyol itu berhasil mencetak 18 gol dan dua assist dari 32 penampilannya bersama Macan Putih. 11 gol diantaranya dicetak Youssef di putaran pertama, padahal saat itu Persik tengah berada pada ancaman zona degradasi.
Ia tetap menunjukkan masih bisa menjadi tumpuan lin depan, meskipun tim dalam kiondisi terseok-seok. Maka, kini Persik dituntut untuk mencari pengganti bomber berkepala plontos itu.
Direktur Utama Persik Kediri Rawindra Ditya mengakui, pengganti sosok Youssef menjadi topik yang sangat hangat belakangan ini. Bertebaran opini yang mempertanyakan alasan Persik Kediri tidak mempertahankannya.
“Kita tidak bilang Youssef pemain yang buruk. Beliu pemain bagus. Tetapi ini memang lebih pada skema permainan yang diterapkan oleh pelatih dan juga kesepakatan dengan manejemen. Ditambah lagi, kontrak Youssef sudah habis. Kita sekarang tengah in seseorang yang akan datang dengan profil yang lebih baik, dan masuk dalam skema permainan tim,” jelas Rawindra Ditya dalam bincang bareng wartawan di Mess Persik Kediri beberapa hari lalu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Persik-Kediri”]Manajemen Persik, imbuh Rawindra, telah menjalin komunikasi dengan beberapa calon pengganti Youssef. Sedikitnya, ada tiga kandidat nama yang diincar.
“Ada tiga kandidat, mudah-mudahan segera kita selesaikan dan menjadi ujung tombak di musim ke depan,” imbuhnya. Ketika ditanya bocoran untuk kandidat pengganti tersebut, Rawindra, masih enggan membeberkan. “Yang pasti tingginya diatas 180 centi meter,” jawabnya sambil tertawa.
Kemudian, Rawindra menambahkan, ihwal sosok pemain tersebut, pihaknya menginginkan berasal dari negara Amerika Latin. Alasannya karena tidak jauh dengan kultur Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Persik Kediri telah resmi melepas enam pemain sekaligus untuk persiapan menyongsong Liga 1 2022/2023. Tiga diantaranya adalah pemain vital yaitu, Dionatan Machado, Marwin Angeles dan top skor tim Youssef Ezzejarri.
Meskipun keputusan tersebut cukup mengejutkan, karena Dionatan Machado, Marwin Angeles dan Youssef Ezzejjari adalah aset berharga tim, namun manajemen berterima kasih atas kontribusi mereka kapada Macan Putih. [nm]






