Surabaya (beritajatim.com) – Dua gol dari Karim Benzema ke gawang Manchester City di laga leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (25/4), punya makna begitu berarti bagi dirinya. Karim Benzema mencetak gol pertama dan ketiga pada laga ini.
Gol pertama Benzema di menit ke-33 datang dari umpan silang Ferland Mendy. Gol kedua Benzema lahir dari sepakan panenka dua belas pass di menit ke-82.
Pada gol pertama, penyerang dari Perancis itu bisa memaksa bola menembus gawang Ederson kendati berada pada posisi tak ideal mencetak gol.
Bahkan, melansir dari Opta gol pertama Benzema hanya punya rating xG (ekspektasi gol) sebesar 0,04, menunjukkan betapa sulit peluang itu sebenarnya untuk dikonversi menjadi gol.
“Seorang striker top hanya perlu satu kesempatan,Hanya itu yang Karim Benzema perlukan. Ia memasukkan gol tersebut dengan sangat tenang.” terang Alan Shearer dilansir dari media BBC.
Ada torehan spesial dari dua gol Benzema pada dini hari ini. Gol itu merupakan gol ke-40 dan ke-41 Benzema dari total 41 laga sepanjang musim ini.
Pemain Real Madrid terakhir yang menyentuh 40 gol semusim yaitu Cristiano Ronaldo di musim 2018. Ketika itu, sang mega bintang asal Portugal tersebut mencatatkan 44 gol.
Bukan hanya itu, dengan catatan 41 gol atau bahkan bisa lebih Ronaldo dalam semusim, nama Benzema bersanding dengan nama-nama besar sepanjang sejarah El Real.
Sebelum ini, @MisterChip mencatat, pemain-pemain Madrid yang mampu mencatat 40 gol atau lebih dalam semusim meliputi Alfredo Di Stefano, Ferenc Puskas, Hugo Sanchez (2 kali), serta Cristiano Ronaldo (8 kali).
[berita-terkait number=”3″ tag=”sepakbola”]
Gol iru sekaligus menjadi yang ke-13 dan ke-14 bagi Benzema di Liga Champions musim ini. Benzema sudah berada di atas torehan Robert Lewandowski (FC Bayern Munchen). Ia kini unggul satu gol dari Lewandowski.
Benzema juga tercatat sebagai pemain keempat yang mencapai angka gol tersebut di Liga Champions dalam satu musim di samping nama lain seperti Cristiano Ronaldo, Lewandowski, dan Lionel Messi. (dan/ian)






