Surabaya (beritajatim.com) – Usia 25 tahun sering diasosiasikan sebagai usia yang menakutkan, apalagi jika dilihat dari angkanya. Saat seseorang akan menginjak usia 25 tahun, berarti usia kita sudah sampai di seperempat abad! Namun, sejatinya usia 25 tidak se-menakutkan yang jadi bayangan.
Coba ambil nafas dalam-dalam dan tenangkan pikiran, sebab di umur 25 tidak semenakutkan itu, jadi Anda tidak perlu lagi membebani pikiran untuk sesuatu yang belum terjadi. Seperti rasa cemas saat akan menginjak usia ke-25, atau apa yang akan terjadi di masa-masa itu.
Usia 25 biasanya jadi menyeramkan sebab sering dikaitkan dengan quarter life crisis, dimana saat seseorang akan atau sudah memasuki usia tersebut, ada banyak kekhawatiran yang kita dialami.
Kekhawatiran
Biasanya, beberapa kekhawatiran yang hinggap ke dalam pikiran seseorang meliputi.
1. Kekhawatiran soal pekerjaan, ada yang belum mendapatkan pekerjaan tetap, ada yang baru mulai melangkah di dunia karier, dan lain-lain dengan pengalaman masing-masing.
2. Rasa khawatir akan pasangan, ada beberapa orang yang masih betah sendiri di usia 25 tahun, namun ada juga yang sudah masuk ke jenjang pernikahan, atau bahkan baru memulai.
3. Banyak tujuan hidup yang hendak dicapai, namun ada juga yang bingung dengan tujuan hidupnya.
4. Hidup terasa semakin monoton, karena kegiatan sehari-hari yang terus menerus berulang.
5. Rasa takut akan kegagalan, sebab ada beberapa orang yang berpikir jika gagal sama dengan hancur total.
[berita-terkait number=”3″ tag=”umur”]
Cara mengatasi
Namun, bagi Anda yang masuk pada fase ini tak perlu khawatir. Karena ada beberapa cara untuk menghadapinya.
Pertama, jangan pernah kasihani dirimu sendiri. Karena, setiap orang punya jalan hidupnya sendiri.
Kedua, kegagalan merupakan hal yang biasa. Semua orang pernah mengalami kegagalan. Jadi, saat Anda gagal, sedih sebentar itu tak masalah. Selanjutnya, bangkit lagi.
Ketiga, coba ubah keraguan Anda jadi keberanian untuk mulai beraksi. Sebab,, keinginan tanpa aksi, akan susah dicapainya. Keempat, tidak perlu takut buat menghadapi usia, usia itu hanya angka. Bukan patokan kehidupan secara keseluruhan.
Keenam, coba cari tahu keinginan Anda, dan jadikan itu target di masa depan. Terakhir, selalu bersyukur atas semua hal yang sudah diterima. Semua pencapaian, semua kegagalan, dan semua pelajaran hidup yang diterima. (dan/ian)






