Bojonegoro (beritajatim.com) – Meninggalnya Rasidjan menimbulkan kekosongan salah satu kursi Golkar di DPRD Bojonegoro. Dalam waktu dekat posisi Rasidjan segera diganti.
Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, Mitro’atin, mengatakan pembahasan mengenai kekosongan posisi ini segera dibahas. Namun demikian, pihaknya masih menunggu hingga tujuh hari masa berkabung.
“Pembahasan soal itu (pengganti almarhum Rasidjan) menunggu selepas tujuh hari masa berkabungnya almarhum Pak Rasidjan,” ujarnya, Selasa (19/4/2022).
Menurut Mitroatin, berdasarkan hasil Pemilu 2019, politisi Partai Golkar yang memperoleh suara di bawah Rasidjan saat itu adalah Anis Mustofa asal Desa Batokan, Kecamatan Kasiman. Anis Mustofa memperoleh 4.116 suara, sementara Rasidjan meraih 4.856 suara di Daerah Pemilihan (Dapil) Bojonegoro V.
Proses pergantian itu, lanjut Mitro’atin, bakal digelar melalui mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW). “Pengajuan PAW ini juga bagian dari amanat partai agar wakil Partai Golkar di DPRD segera melaksanakan tugasnya di DPRD,” ujar perempuan yang juga Wakil Ketua DPRD Bojonegoro tersebut.
Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Abdulloh Umar, mengatakan PAW dijalankan melalui prosedur internal partai. Selanjutnya jika sudah terbit Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dari partai yang mengajukan PAW, maka akan dilanjutkan ke pimpinan DPRD.
“Kemudian oleh pimpinan DPRD dijadwalkan dalam forum Banmus (Badan Musyawarah) untuk dibacakan di rapat paripurna. Setelah itu pimpinan mengajukan ke Gubernur untuk mendapatkan pengesahan,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). [lus/beq]






