Surabaya (beritajatim.com) – Sejumlah tempat wisata diprediksi bakal membludak selama libur lebaran idul fitri 2022. Untuk itu Polda Jatim melakukan beberapa langkah guna mengantisipasi pembludakan tersebut terlebih lagi masih dalam situasi pandemi covid-19.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menegaskan sudah melakukan berbagai langkah tersebut diantaranya adalah melakukan edukasi kepatuhan protokol kesehatan (Prokes) untuk setiap pengunjung yang berdatangan ke sebuah destinasi wisata.
Mulai dari memastikan kedisiplinan pengunjung dalam mengenakan alat pelindung diri (APD) sederhana. Kemudian, memastikan setiap pengunjung memiliki aplikasi; Pedulilindungi, untuk mengakses layanan wisata yang dituju.
[berita-terkait number=”5″ tag=”polda-jatim”]
Dan, memastikan bahwa semua pihak pengelola destinasi wisata melengkapi layanan destinasi wisatanya dengan barcode pengecekan keabsahan status kesehatan dan tahapan vaksinasi yang telah dilalui oleh calon pengunjungnya.
“Untuk penanganan tempat wisata ada 3 hal yang akan kami laksanakan,” katanya dalam Rakor Ops Ketupat Semeru Tahun 2022 di Surabaya, Rabu (13/4/2022).
Nico berharap, dengan ketiga siasat itu masyarakat dapat menikmati momen mudiknya secara tenang, aman dan nyaman. Termasuk saat menikmati momen liburan di sela aktivitas mudik bersilaturahim dengan sanak famili di kampung halaman.
“Harapannya, orang mudik berangkat sehat selamat dan pulang juga sehat selamat. Jadi penerapan prokes itu, bukan untuk melarang, tapi menjaga semua baik yang datang maupun pergi agar tetap sehat dan selamat,” pungkasnya. [uci/kun]






