Pamekasan (beritajatim.com) – Kebakaran gudang mebel dan karpet milik Marsito di Jl Raya Samatan, Dusun Darum, Desa Sematan, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Selasa (5/4/2022) malam. Mengakibatkan kerugian materil hingga ratusan juta rupiah.
Hal tersebut tidak lepas dari kobaran api yang membakar gudang beserta isinya, diduga akibat arus pendek listrik dan menjalar ke semua sisi gudang. Sekalipun peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa.
“Kebakaran ini mengakibatkan kerugian materil yang ditaksir sekitar Rp 700 juta. Di antaranya 1 unit mobil Inova 2008, 2 unit mobil pick up 2005, 3 unit motor jenis Mio dan Vikson, serta bahan-bahan mebel, kayu-kayu dan karpet,” kata Manajer PudalOps BPBD Pamekasan, Budi Cahyono, Rabu (6/4/2022).
Lebih lanjut disampaikan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21:30 WIB, kondisi api terus menyebar dan membesar. Sekaligus melalap bahan-bahan yang notanene memang bahan mudah terbakar. “Kondisi api mulai membesar dari dalam ruangan (toko mene),” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kebakaran-pamekasan”]
“Kekurangan mobil penyumpai air atau tangki menjadi salah satu penyebab lambannya proses pemadaman api, apalagi bahan-bahan di dalam mebel memang mudah terbakar dan api tidak terkendali. Sehingga menjalar secara cepat,” jelasnya.
Dalam proses pemadaman, terdapat sejumlah personil terkait terlibat, dibantu masyarakat sekitar yang bahu membahu memadamkan api. “Personil yang terlihat di antaranya Damkar, BPBD, TNI-Polri, PMI, FRPB, serta masyarakat sekitar,” imbuhnya.
“Beruntung kejadian itu tdak mengakibatkan korban jiwa, sekalipun kerugian materil ditaksir sekitar Rp 700 juta. Apalagi dengan kondisi api yang sempat tidak terkendali,” pungkasnya. [pin/kun]






