Lamongan (beritajatim.com) – Saat bulan Ramadan, tak lengkap rasanya jika tak ngabuburit dan berburu takjil. Bagi Anda yang tinggal di Lamongan, ada banyak pilihan tempat yang menyediakan berbagai macam takjil atau menu buka puasa dengan harga yang cukup ramah di kantong.
Salah satunya seperti yang ada di pertigaan Perumahan Made, tepatnya di jalan antara Made Karyo dan Made Kidul, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Di tempat ini, tiap tahunnya pasar dadakan digelar saat Ramadan tiba. Tampak puluhan pedagang berjajar menjajakan dagangannya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”takjil”]
Berbagai macam makanan, mulai dari jajanan ringan, bubur, sayur, lauk, buah-buahan hingga beragam jenis minuman seperti es dan kolak tersedia di pasar dadakan ini. Bahkan tiap sore hari menjelang buka puasa, masyarakat selalu tampak memadati tempat tersebut untuk berburu takjil kesukaannya.
Salah satu pedagang di lokasi bernama Cipto mengatakan, dirinya rutin berjualan di pasar dadakan ini tiap Ramadan tiba. Ia juga menuturkan, jika antusias warga dalam membeli menu buka puasa di tempat ini cukup tinggi.
Selain itu, Cipto juga mengaku telah mendapat berkah tersendiri pada Ramadan tahun ini. Pasalnya, dagangan yang ia jajakan setiap harinya selalu habis diburu masyarakat. “Bismillah mas, yang penting kita ikhtiar, dan kalau makanan yang kita jajakan ini sesuai selera dan harganya pas, Insya Allah tetap diburu oleh pembeli,” ungkap Cipto kepada wartawan, Rabu (6/4/2022).
Lebih lanjut, meski makanan atau minuman yang dijual oleh pedagang di pasar tersebut hampir sama jenisnya dengan penjual lainnya, namun seluruh lapak pedagang di pasar dadakan ini laris semua. “Tak hanya saya, teman-teman pedagang lainnya di sini juga laris semua dagangannya. Apalagi saat mendekati adzan maghrib dikumandangkan atau waktu buka puasa, berdesakan mas,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu pembeli asal Perum Made Kidul, Anik Muyassaroh mengungkapkan, pihaknya cukup terbantu dengan adanya pasar dadakan tersebut. Pasalnya, ia tak usah repot memasak sedemikian rupa untuk menyajikan menu buka puasa bagi keluarga.
“Alhamdulillah, kita sangat terbantu ada yang menjual berbagai kebutuhan menu takjil dan buka bersama. Selain jaraknya dekat, di sini juga ada banyak pilihannya yang enak-enak,” ucap Anik.
Anik menyampaikan, demi memburu dan mendapatkan menu kesukaannya, ia rela berdesakan di pasar dadakan ini. Ia juga tak terlalu mempersoalkannya, ia menilai, jika hal ini hanya terjadi sekali tiap tahunnya, yakni di bulan Ramadan.
“Meski berdesakan tapi asyik-asyik saja, yang penting apa yang kami cari ada, dan ini sudah membantu kami. Harganya sih standard aja dan terjangkau,” imbuh wanita muda tersebut. [riq/suf]







