Pamekasan (beritajatim.com) – Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, mematok target sebanyak 1.500 kantong darah dalam giat donor darah yang digelar selama Ramadan 1443 Hijriah.
Melalui program yang digagas dengan tagline Safari Rahmat Ramadan 1443 Hijriah tersebut, UTD PMI Pamekasan sangat berharap dapat menganrisipasi kekurangan stok darah, sekaligus dapat memenuhi kebutuhan stok darah hingga Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.
“Untuk tahun ini, giat Safari Rahmat Ramadan 1443 Hijriah, kami mematok target sebanyak 1.500 kantong darah,” kata Kepala UTD PMI Pamekasan, dr Achmad Syafirullah kepada beritajatim.com, Selasa (5/4/2022) malam.
Bahkan dalam menarik animo masyarakat untuk melakukan aksi donor darah, pihaknya juga menyiapkan sejumlah paket sembako seperti yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. “Giat Safari Rahmat Ramadan ini kami juga menyiapkan bingkisan berupa minyak goreng dan paket sembako lainnya,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pmi-pamekasan”]
“Tahun sebelumnya, bingkisan paket sembako kita berikan kepada para pendonor. Tapi pada tahun ini kami lebih memfokuskan pada bingkisan minyak goreng karena kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak,” sambung pria yang akrab disapa dr Syafi.
Lebih lanjut dijelaskan, giat Safari Rahmat Ramadan tersebut dinilai cukup progres memenuhi kebutuhan stok darah. “Sebelumnya melalui program ini kami mendapatkan sebanyak 1.214 kantong darah. Termasuk pada Safari Rahmat Ramadan ke-3, kita mengumpulkan sebanyak 1.462 kantong darah,” jelasnya.
“Dari itu kami sangat berharap mudah-mudahan bisa mendapat dukungan dari khalayak masyarakat Pamekasan, sehingga kegiatan Safari Rahmat Ramadan kali ini berjalan lancar, serta kebutuhan stok darah di Pamekasan, tetap bertahan dan bahkan lebih baik,” pungkas dr Syafi.
Untuk diketahui, Safari Rahmat Ramadan 1443 Hijriah yang digagas UTD PMI Pamekasan, digelar pasca salat tarawih dan dipusatkan di area alun-alun kota Pamekasan. Termasuk juga kegiatan serupa yang disebar di sejumlah masjid di wilayah setempat. [pin/kun]






