Banyuwangi (beritajatim.com) – Indonesia adalah negara penghasil coklat terbaik di dunia. Salah satu daerah penghasil coklat terbaik itu berasal dari perkebunan Kendeng Lembu, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi ini.
Di kebun ini terdapat 600 hektar tanaman kakao yang dikelola di bawah PT. Perkebunan Nusantara XII. Hasilnya, dari kebun ini mampu memproduksi 300 ton kakao kering pertahun.
Salah satu yang menjadi andalan PTPN XII di Doesoen Kakao ini, adalah adanya Kakao Edel yang telah dikenal dunia dengan sebutan ‘Java Kakao’.
“Glenmore memang terkenal sebagai penghasil biji kakao terbaik di dunia. Hampir 86 persen cokelat hasil panen perkebunan diekspor. Seperti Jepang, Jerman, Perancis, Italia, AS, Malaysia, dan Singapura. Nah, yang belum diekspor kami harapkan bisa dimanfaatkan dan diolah secara ekonomis oleh warga,” kata Direktur PTPN XII Siwi Peni, Sabtu (19/3/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”banyuwangi”]
Selain itu, Kebun Kendeng Lembu sendiri merupakan pusat perkebunan coklat satu-satunya di Indonesia yang terus eksis mempertahankan komoditas andalan ini.
Kakao Glenmore adalah salah satu bahan pembuat coklat terbaik di dunia. Saat ini, PTPN XII telah membuka pabrik pengolahan coklat dan telah memungkinkan masyarakat untuk bisa menikmatinya, jadi ini kesempatan yang bagus untuk membuka usaha coklat.
“Lewat festival cokelat ini kami ingin kembali mendorong warga untuk memanfaatkan coklat menjadi peluang bisnis. Sekaligus kembali menggerakkan sektor pariwisata daerah lewat destinasi agribisnis Doesoen Kakao,” kata Siwi.
PTPN XII juga memproduksi berbagai olahan cokelat di Dusun Kakao untuk menambah nilai ekonomis. Setidaknya ada 9 varian olahan cokelat yang memiliki cita rasa yang khas. Cokelat-cokelat tersebut bisa dinikmati kapan saja oleh wisatawan yang datang berkunjung.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kuliner”]
Tiap tahun, untuk mendorong ekonomi sekitar terus bergerak, pihak perkebunan berkolaborasi dengan Pemda Banyuwangi menggelar Festival cokelat. Dalam event ini masyarakat bisa langsung melihat bagaimana proses kakao diolah menjadi cokelat. Mulai dari pemanenan kakao, pemilihan dan pengeringan biji kakao hingga proses menjadi bubuk cokelat.
“festival hasil kolaborasi dengan PTPN XII ini diharapkan bisa menggerakkan warga atau UMKM untuk mengembangkan bisnis coklat. Kami pamerkan beragam olahan coklat. Harapan kami, agar masyarakat bisa membuat bisnis berbahan dasar coklat. Mengingat komoditas kakao Glenmore sangat potensial untuk dikembangkan,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. [rin/but]







