Malang (beritajatim.com) – KONI Kota Malang mempersiapkan atlet semaksimal mungkin untuk tampil di ajang Porprov yang digelar pada 25 Juni hingga 3 Juli 2022 mendatang. Event dua tahunan ini akan dilaksanakan di empat kabupaten, yakni Jember, Lumajang, Bondowoso dan Situbondo.
Ketua KONI Kota Malang Edy Wahyono mengatakan saat ini sebanyak 580 atlet dari puluhan cabang olahraga menjalani pemusatan latihan kota (Puslatkot). Dari 580 atlet ini nantinya akan dipilih atlet-atlet yang memiliki peluang meraih medali. Satgas Porprov KONI Kota Malang lah yang akan melakukan penilaian.
“Kita test ada 580 atlet yang ikut Puslatkot. Ini nanti sampai menjelang berangkat di Juni 2022. Tapi kemungkinan ada pengurangan karena yang diberangkatkan adalah mereka yang berpotensi mendapat medali ini ditentukan Satgas Porprov. Awal April sudah diketahui,” kata Edy, Rabu (16/3/2022).
Satgas Porprov KONI Kota Malang selama Puslatkot akan menilai kebugaran, teknik dan kesiapan lainnya. Setelah memenuhi beberapa persyaratan atlet akan dikerucutkan pada April mendatang dan tetap melanjutkan Puslatkot hingga jadwal pemberangkatan.
“Nanti juga ada rencana karakter building di akhir Puslatkot untuk menambah motivasi mereka. Untuk menambah semangat dan kedisiplinan atlet,” ujar Edy.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-malang”]
Edy menuturkan dari 47 Cabor yang ada kemungkinan besar Cabor Drum Band dan Volly Indor tidak diberangkatkan. Ada satu cabor lagi yang belum menentukan sikap yakni Cabor Binaraga.
“Dari 47 cabor, drum band, voly indor tidak ikut ini sementara yang pasti drum band dan volly indor. Kalau binaraga belum ada kepastian. Yang jelas target kami lebih baik dari sebelumnya,” tandas Edy. [luc/but]






