Magetan (beritajatim.com) – Pencurian kotak amal masjid masih marak di Magetan. Bahkan, kali ini maling tak hanya merusak gembok kotak amal dan mengambil uang, tapi juga menggondol amplifier masjid. Hal itu terjadi di Masjid Baitussholihin Desa Joketro, Parang, Magetan, Jawa Timur.
Pelaku mencuri uang di dalam kotak amal dengan cara mencongkel atau merusak gembok, kemudian membawa kabur uang sedekah dari jamaah masjid. Maling itu juga menggondol amplifier dengan merusak gembok ruang di sebelah kiri tempat imam.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kotak-amal”]
“Saya tahunya saat Sabtu sore, saya hendak azan Asar. Saya lihat ruangan amplifier rusak, saya cek amplifiernya sudah tidak ada. Saya juga turut mengecek kotak amal, duitnya sudah tidak ada dan kondisinya rusak,” kata Bejo Andarto, takmir masjid setempat, Senin (7/3/2022)
Dia memperkirakan, uang dalam kotak amal tidak banyak. Karena sebelumnya uang sudah sempat diambil pada Jumat. Hanya saja, amplifier turut dicuri. Kerugiannya cukup banyak. Kejadian serupa sempat terjadi sebelumnya.
“Kotak amal sudah sempat dicuri sebelumnya. Amplifier juga sempat dicuri. Tapi yang lebih sering adalah pencurian kotak amal. Saya harap pelaku segera ditemukan,” kata Bejo. [fiq/suf]






