Pamekasan (beritajatim.com) – Perum Perhutani KPH Madura, menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, memberikan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) bagi para pegawai di Perum Perhutani Pamekasan, Jl Jokotole, Rabu (2/3/2022).
Dalam pelatihan tersebut, terdapat sebanyak 38 pegawai termasuk pimpinan Perum Perhutani KPH Madura, ikut serta dalam kegiatan yang diisi 4 (empat) fasilitator dari PMI Pamekasan, masing-masing Badrut Tamam, Imam Rofiki, Khairul Rasyid, dan Maulidi.
“Pelatihan P3K ini dilakukan Perum Perhutani KPH Madura, diikuti pegawai termasuk unsur pimpinan, serta anggota Polisi Hutan, seluruhnya terdata sebanyak 38 peserta,” kata salah satu fasilitator Pelatihan P3K, Khairul Rasyid, Jum’at (4/3/2022).
Selain itu, pihaknya menyampaikan pelatihan tersebut memang sangat penting untuk dilakukan, khususnya bagi personil Perhutani. “Pertolongan pertama ini memang sangat dibutuhkan mengingat resiko kerja yang dihadapi para pegawai dalam melaksanakan tugas di lapangan,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pmi-pamekasan”]
“Dalam kesempatan itu, peserta juga dibekali teori hingga praktik cara melakukan pertolongan pertama. Di antaranya materi pertolongan pertama pada kasus pendarahan, syok, cidera sistem otot dan rangka hingga luka bakar,” jelasnya.
Sementara Kepala Sub Seksi Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan, Agus Susanto mengharapkan pelatihan tersebut dapat menjadi bekal penting bagi para pegawai. Terlebih praktik P3K memang sangat dibutuhkan bagi para pegawai di lapangan.
“Maka dari itu, pelatihan ini sengaja kita laksanakan dengan melibatkan PMI Pamekasan sebagai pemateri maupun fasilitator Pelatihan Pertolongan Pertama. Sehingga nantinya dapat memberikan manfaat bagi para pegawai khususnya yang bertugas di lapangan,” pungkasnya. [pin/kun]






