Surabaya (beritajatim.com) – Bangga boleh tapi jangan sampai berlebihan. Dapet prestasi sedikit, langsung umumkan ke banyak orang di dunia nyata atau maya. Harus dipahami pencapaian Anda tidak selamanya memotivasi, bisa jadi justru membuat orang lain tak suka.
Hal ini lazim diistilahkan sebagai overproud. Overproud ini juga punya dampak buruk, apalagi di dunia kerja. Overproud alias sering bangga pada sesuatu secara berlebihan. Istilah ini mulai populer di media sosial.
Biasanya hal ini sering terjadi saat seseorang membanggakan sosok, ras, paras, ekonomi, bahkan prestasi. Overproud tak sepenuhnya salah. Ada sisi baiknya juga, meski tak begitu banyak.
Dalam bahasa kesehatan dilansir merriam-webster disebut disebut dengan Healthy Overproud Toxic. Rasa bangga pada sesuatu yang berlebihan, tapi tidak bisa membuat orang lain atau diri sendiri termotivasi.
Bahkan, bangga pada sesuatu yang berlebihan ini malah akhirnya membuat sombong, sampai bisa merendahkan orang lain. Berikut ini beberapa dampaknya yang akan dirasakan di dunia kerja.
Bisa menghambat Anda untuk berkembang
Bangga pada diri sendiri atau orang lain memang perlu. Namun, jika sampai over, dapat membuat Anda jadi mudah menolak masukan atau kritik membangun dari orang lain. Jadi, jangan sampai
Anda pada taraf berlebihan itu dan bahkan terlena.
Bisa menciptakan sikap diskriminasi
Sikap yang terlalu bangga akan membuat Anda mudah untuk memandang sesuatu jadi lebih rendah. Hal ini membuat orang lain jadi merasa diremehkan yang akhirnya justru membuat salah perselisihan.
Akan menyebabkan star syndrome
Star syndrome alisa merasa paling hebat diantara yang lain. Hal ini akan sangat mengganggu pada orang sekitar. Anda merasa bangga begitu tinggi, merasa berhak sombong ke orang lain malah membuat Anda dijauhi oleh lingkungan.
Selalu gusar dan kurang bersyukur
Perasaan bangga yang terlalu berlebih juga jadi penyebab Anda merasa selalu gusar. Karena terlalu banyak ambisi yang harus dicapai, sehingga selalu diburu egois. Hal ini juga menyebabkan Anda kurang bersyukur pada pencapaian diri sendiri.
Jangan sampai overproud, agar Anda bisa hidup tenang dan nyaman. Sesekali Anda harus bersyukur atas pencapaian hidup, tapi tidak dengan terlalu bangga. (dan/ian)






